Arti Kata "menyentak-nyentak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "menyentak-nyentak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

menyentak-nyentak

me.nyen.tak-nyen.tak marah-marah disertai bentakan atau hardikan; membentak-bentak; menghardik-hardik: kalau ada masalah di kantor, ia selalu menyentak-nyentak anak dan istrinya yang tidak bersalah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "menyentak-nyentak"

📝 Contoh Penggunaan kata "menyentak-nyentak" dalam Kalimat

1.Ia menyentak-nyentak anaknya saat ia melanggar peraturan sekolah.
2.Pada konser musik, vokalis menyentak-nyentak penonton dengan energi besar.
3.Pembacaan pidato yang menyentak-nyentak membuat audiens merasa terinspirasi.
4.Dalam pertandingan sepak bola, pelatih menyentak-nyentak pemain untuk semangat bermain.
5.Pengajar yang marah menyentak-nyentak muridnya yang tidak memperdulikan tugasnya.

📚 Artikel terkait kata "menyentak-nyentak"

Mengenal Kata 'menyentak-nyentak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "menyentak-nyentak" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "menyentak-nyentak" adalah istilah resmi dalam bahasa Indonesia yang memiliki makna luas dalam konteks sosial dan budaya. Secara umum, "menyentak-nyentak" berarti **me.nyen.tak-nyen.tak**, yaitu **marah-marah yang disertai bentakan atau hardikan**. Dalam konteks sosial, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang merasa marah atau terganggu oleh suatu hal, sehingga mereka **membentak-bentak** atau **menghardik-hardik** orang lain.

Contoh Penggunaan Kata "menyentak-nyentak" dalam Kalimat yang Alami

Kata "menyentak-nyentak" sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti dalam kalimat berikut: - Ia **menyentak-nyentak** anaknya karena tidak menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik. - Istri saya **menyentak-nyentak** saya karena saya tidak mengambilkan belanjaan yang telah ia pesan. - Ketika ada masalah di kantor, ia **menyentak-nyentak** anak dan istrinya yang tidak bersalah.

Relevansi Kata "menyentak-nyentak" dalam Kehidupan Sehari-Hari atau Budaya Indonesia Modern

Kata "menyentak-nyentak" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari atau budaya Indonesia modern. Dalam beberapa kasus, **kekerasan verbal** atau **bentakan** dapat menjadi cara yang umum digunakan untuk mengatasi masalah atau sengketa. Namun, perlu diingat bahwa **perlakuan kasar** seperti ini tidak selalu efektif dalam menyelesaikan masalah dan dapat berdampak negatif pada hubungan antarpribadi. Oleh karena itu, penting untuk **menghargai kebebasan berbicara** dan **menggunakan bahasa yang santun** dalam berinteraksi dengan orang lain.