Arti Kata "merah muka" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merah muka" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merah muka

kemalu-maluan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merah muka"

📝 Contoh Penggunaan kata "merah muka" dalam Kalimat

1.Dia merah muka ketika menyadari kesalahan yang telah dilakukannya di depan teman-temannya.
2.Saya merah muka ketika terlambat datang ke kantor dan harus menjelaskan hal itu kepada bos.
3.Pada saat itu, dia merah muka dan takut untuk bertemu dengan orang-orang yang pernah dia sakiti.
4.Dalam buku pelajaran, diuraikan bahwa perasaan merah muka adalah salah satu contoh emosi negatif yang perlu dikontrol.
5.Ketika melihat kejadian tersebut, kepalaku pun merah muka karena tidak dapat menolong orang yang membutuhkan.

📚 Artikel terkait kata "merah muka"

Mengenal Kata 'merah muka' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Merah Muka" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "merah muka" sering digunakan dalam berbagai konteks, baik dalam percakapan sehari-hari maupun dalam tulisan. Namun, sebenarnya makna umum dari kata ini adalah **kemalu-maluan** atau **malu**. Konsep kemalu-maluan sendiri telah ada sejak zaman kuno dan memiliki keterkaitan dengan perasaan seseorang yang merasa malu atau tidak nyaman dengan situasi tertentu.

Asal Usul dan Konteks Sosial

Kata "merah muka" berasal dari bahasa Belanda "rood aangezien" yang berarti "merah muka" atau "malu". Dalam konteks sejarah, konsep merah muka sering digunakan untuk menggambarkan perasaan malu atau malu-malu yang dialami oleh orang-orang Belanda ketika mereka melakukan kesalahan atau melakukan hal yang tidak pantas. Konsep ini kemudian diadopsi oleh bangsa Indonesia dan digunakan dalam berbagai konteks sosial.

Penggunaan Kata "Merah Muka" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "merah muka" sering digunakan dalam kalimat yang alami, seperti: * "Saya merah muka ketika saya membuat kesalahan di depan teman-teman saya." * "Dia merah muka ketika dia melihat saya dan tidak tahu apa yang harus dilakukan." * "Saya merah muka ketika saya tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "merah muka" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan malu atau malu-malu yang dialami oleh seseorang. Konteks ini dapat berupa berbagai situasi, seperti melakukan kesalahan, tidak bisa menjawab pertanyaan, atau melakukan hal yang tidak pantas.

Relevansi Kata "Merah Muka" dalam Budaya Indonesia Modern

Kata "merah muka" memiliki relevansi yang cukup besar dalam budaya Indonesia modern. Dalam konteks modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan perasaan malu atau malu-malu yang dialami oleh seseorang dalam berbagai situasi, seperti melakukan kesalahan, tidak bisa menjawab pertanyaan, atau melakukan hal yang tidak pantas. Contohnya, dalam konteks sosial media, kata "merah muka" sering digunakan untuk menggambarkan perasaan malu atau malu-malu yang dialami oleh seseorang ketika mereka melakukan kesalahan atau melakukan hal yang tidak pantas di depan umum.