Arti Kata "merangsi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "merangsi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

merangsi

me·rang·si n pohon, Carrallia suffruticosa

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "merangsi"

📝 Contoh Penggunaan kata "merangsi" dalam Kalimat

1.Pengusaha muda itu berusaha merangsi pohon di halaman rumahnya sendiri agar terlihat lebih asri.
2.Petugas kehutanan melakukan pekerjaan merangsi pohon-pohon yang tidak seimbang dengan tanaman lain.
3.Di masa lalu, raja yang berkuasa merangsi pohon di kuil suci untuk mengusir bencana.
4.Guru meminta siswa untuk merangsi pohon yang tumbuh di sekolah dan mengganggu perjalanan para siswa.
5.Dalam upacara adat, mereka merangsi pohon di tengah hutan untuk memohon keberkahan.

📚 Artikel terkait kata "merangsi"

Mengenal Kata 'merangsi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "merangsi" - Pohon yang Menjadi Sumber Inspirasi

Pada awalnya, kata merangsi mungkin tidak terdengar familiar bagi kebanyakan orang. Namun, ketika kita membahas tentang pohon merangsi (Carrallia suffruticosa), kita akan menyadari bahwa kata ini memiliki makna yang lebih dalam. Pohon merangsi adalah salah satu jenis pohon yang banyak ditemukan di Indonesia, terutama di daerah pedalaman. Dalam bahasa Indonesia, kata merangsi dalam arti resmi mengacu pada pohon ini, yang memiliki ketentuan spesifik dalam hal penggunaan. Dalam konteks historis dan sosial, pohon merangsi memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat tradisional. Mereka menggunakan kayunya untuk membuat berbagai macam peralatan, seperti kerajinan tangan, peralatan musik, dan bahkan sebagai bahan bakar. Selain itu, pohon merangsi juga memiliki kegunaan lain, seperti sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa pohon merangsi tidak hanya merupakan sumber inspirasi bagi masyarakat, tetapi juga memiliki manfaat yang sangat besar. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat bahwa kata merangsi masih digunakan dalam berbagai konteks. Misalnya, ketika seseorang ingin menggambarkan sebuah pohon yang memiliki bentuk unik dan menarik, mereka mungkin akan menggunakan kata merangsi untuk menggambarkannya. Selain itu, kata merangsi juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti ketika kita ingin menggambarkan sebuah tradisi atau adat istiadat yang masih dipertahankan hingga saat ini. Dalam kesimpulan, kata merangsi memiliki makna yang sangat dalam dan kompleks. Dari pohon merangsi yang memiliki kegunaan besar, hingga kata merangsi yang digunakan dalam berbagai konteks, kita dapat melihat bahwa kata ini memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari.