Arti Kata "meratibkan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "meratibkan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

meratibkan

me.ra.tib.kan Verba (kata kerja) meratib untuk mendoakan orang yang meninggal supaya Allah melapangkan arwah orang tersebut di alam kubur; menzikirkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "meratibkan"

📝 Contoh Penggunaan kata "meratibkan" dalam Kalimat

1.Pada hari Jumat Wage, umat beragama melakukan ritual meratibkan arwah leluhur.
2.Dalam tradisi Jawa, meratibkan merupakan salah satu cara untuk memohon perlindungan leluhur.
3.meratibkan arwah nenek moyang adalah salah satu bagian penting dalam ritual adat istiadat.
4.Komunitas lokal merayakan meratibkan arwah pendahulu sebagai tanda hormat dan persatuan.
5.Pada malam Jumat Kliwon, masyarakat merayakan meratibkan arwah leluhur dengan berbagai ritual keagamaan.

📚 Artikel terkait kata "meratibkan"

Mengenal Kata 'meratibkan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Meratibkan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "meratibkan" seringkali dihubungkan dengan kegiatan mendoakan orang yang meninggal, yaitu memohon kepada Allah untuk melapangkan arwahnya di alam kubur. Dalam konteks sejarah dan sosial, **meratibkan** merupakan bagian dari upacara kematian yang diwariskan oleh nenek moyang kita. Kegiatan ini sering dilakukan oleh keluarga dan kerabat yang masih hidup untuk menunjukkan rasa belasungkawa dan menghormati orang yang telah meninggal. Dalam kehidupan sehari-hari, **meratibkan** dapat dilakukan dengan berbagai cara. Contohnya, ketika kakek atau nenek kita meninggal, kita dapat **meratibkan**nya dengan berdoa dan mengucapkan dzikir untuk mendapatkan ampunan dan rahmat Allah. "Saya **meratibkan** kakek saya dengan berdoa dan menempatkan sedekah di masjid terdekat," kata Budi, salah satu cucu kakek yang telah meninggal. Dengan **meratibkan** kakeknya, Budi merasa lebih tenang dan dapat menghadapi kehilangan dengan lebih baik. Dalam budaya Indonesia modern, **meratibkan** masih menjadi bagian penting dari tradisi keagamaan dan kebudayaan. Banyak orang yang **meratibkan** orang yang telah meninggal untuk mendapatkan kekuatan spiritual dan untuk menghormati orang yang telah berpulang. Oleh karena itu, **meratibkan** bukan hanya sekedar kegiatan yang dilakukan untuk orang yang telah meninggal, tetapi juga merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari yang dapat membantu kita untuk lebih dekat dengan Tuhan.