Arti Kata "meratus" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "meratus" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

meratus

me.ra.tus Verba (kata kerja) memberi ratus (dupa)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "meratus"

📝 Contoh Penggunaan kata "meratus" dalam Kalimat

1.Dokter meratus dengan hati-hati luka pasien untuk menghindari infeksi.
2.Ibu meratus rambut anaknya agar terlihat lebih rapi.
3.Dalam tradisi adat istiadat suku pedalaman, pria harus meratus tanduk kerbau sebelum upacara keagamaan.
4.Pakar tata rias memberikan tips kepada mahasiswi agar meratus make up agar lebih alami.
5.Siswa kelas enam diberi tugas untuk meratus kartu nama teman mereka dengan benar.

📚 Artikel terkait kata "meratus"

Mengenal Kata 'meratus' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "meratus" - Makna dan Penggunaannya dalam Bahasa Indonesia

Kata "meratus" sering kali tidak diketahui oleh banyak orang, padahal kata ini memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, kata "meratus" adalah verba yang berarti memberi ratus (dupa). Makna ini terkait erat dengan tradisi dan adat istiadat masyarakat Indonesia, terutama dalam acara-acara keagamaan dan adat kebiasaan.

Sejarah dan Konteks

Dalam sejarahnya, kata "meratus" memiliki makna yang lebih luas, yaitu memberi dupa sebagai tanda hormat atau sebagai tanda kemakmuran. Dalam kebudayaan Jawa, misalnya, dupa dianggap sebagai simbol keberkahan dan kebahagiaan. Oleh karena itu, dalam acara-acara seperti pernikahan, ulang tahun, atau acara keagamaan lainnya, dupa sering digunakan sebagai tanda hormat dan penghormatan.

Contoh Penggunaan

Kata "meratus" dapat digunakan dalam berbagai kalimat yang alami. Contoh-contoh penggunaannya adalah sebagai berikut: - Ayahnya meratus dupa ke arah kiblat sebagai tanda hormat kepada Tuhan. - Dalam pernikahan, dupa dimeratus oleh orang tua pengantin sebagai tanda kemakmuran dan kebahagiaan. - Dalam acara ulang tahun, dupa dimeratus oleh teman-teman sebagai tanda hormat dan penghormatan kepada orang yang sedang ulang tahun.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "meratus" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam acara-acara keagamaan dan adat kebiasaan. Dalam kebudayaan masyarakat Indonesia, dupa masih dianggap sebagai simbol keberkahan dan kebahagiaan. Oleh karena itu, dalam acara-acara seperti pernikahan, ulang tahun, atau acara keagamaan lainnya, dupa masih digunakan sebagai tanda hormat dan penghormatan. Dengan demikian, kata "meratus" masih memiliki makna yang sangat penting dalam bahasa Indonesia.