Arti Kata "mikroelemen" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mikroelemen" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mikroelemen

mik·ro·e·le·men /mikroélemén/ n unsur kimia yg diperlukan dl jumlah kecil untuk menopang kehidupan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mikroelemen"

📝 Contoh Penggunaan kata "mikroelemen" dalam Kalimat

1.Laporan penelitian menunjukkan bahwa beberapa mikroelemen penting bagi tubuh manusia.
2.Dokter mengatakan bahwa kekurangan mikroelemen tertentu dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan.
3.Siswa diajarkan tentang peran mikroelemen dalam proses biokimia tubuh.
4.Pengemasan makanan harus memperhatikan kandungan mikroelemen yang cukup untuk menopang kesehatan konsumen.
5.Mereka mencari sumber mikroelemen alami untuk meningkatkan kualitas hidup komunitas.

📚 Artikel terkait kata "mikroelemen"

Mengenal Kata 'mikroelemen' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Mikroelemen" - Manfaatnya dalam Kehidupan

Dalam dunia kimia, mikroelemen memiliki arti yang sangat spesifik, yaitu unsur kimia yang diperlukan dalam jumlah kecil untuk menopang kehidupan. Kata ini pertama kali dipakai pada tahun 1936 oleh ahli kimia Amerika, Warren Weaver, untuk menggambarkan kebutuhan manusia akan unsur-unsur kimia yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh sendiri. Dalam konteks ini, mikroelemen seperti besi, tembaga, dan seng memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh dan mencegah penyakit. Mikroelemen dapat ditemukan dalam berbagai makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Contohnya, mikroelemen seperti besi dapat ditemukan dalam daging merah, sayuran hijau, dan biji-bijian, sedangkan tembaga dapat ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Selain itu, mikroelemen seperti selenium dapat ditemukan dalam produk-produk yang mengandung glisemik seperti gula dan gula pasir. Oleh karena itu, sangat penting untuk memilih makanan yang seimbang dan mengandung mikroelemen yang cukup untuk menjaga kesehatan tubuh. Dalam kehidupan sehari-hari, mikroelemen memiliki manfaat yang sangat signifikan. Misalnya, mikroelemen seperti besi dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, mikroelemen seperti tembaga dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan rambut. Dalam budaya Indonesia modern, mikroelemen telah menjadi sangat penting dalam menciptakan produk-produk yang seimbang dan mengandung mikroelemen yang cukup untuk menjaga kesehatan tubuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami mikroelemen dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.