Arti Kata "minimum" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "minimum" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

minimum

mi·ni·mum n yg paling kecil (sedikit, kurang); yg paling rendah (tt nilai, harga, upah, dsb): pemerintah menetapkan upah -- bagi buruh harian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "minimum"

📝 Contoh Penggunaan kata "minimum" dalam Kalimat

1.Pemerintah menetapkan upah minimum bagi buruh harian.
2.Mereka harus menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas minimum yang diharapkan.
3.Saya tidak bisa mengejar target penjualan dengan biaya minimum yang ada.
4.Pengeluaran minimum untuk keluarga harus mencakup biaya hidup dasar.
5.Ketentuan minimum dalam kontrak perlu dipahami dengan teliti.

📚 Artikel terkait kata "minimum"

Mengenal Kata 'minimum' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "minimum" - Poin Penting dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "minimum" merupakan salah satu kata yang sangat penting dalam bahasa Indonesia. Dalam arti resmi, "minimum" berarti paling kecil atau sedikit, baik dalam hal jumlah, nilai, harga, atau upah. Konsep ini telah ada sejak lama dan berkembang mengikuti perkembangan masyarakat dan budaya. Dalam sejarah, kata "minimum" digunakan untuk mengatur hak-hak pekerja, seperti upah minimum yang harus diberikan kepada buruh. Dengan demikian, pemerintah dapat memastikan bahwa pekerja tidak diperas oleh perusahaan yang menawarkan upah yang sangat rendah. Dengan kata lain, upah minimum adalah standar dasar yang harus dipenuhi oleh perusahaan untuk memastikan bahwa pekerja dapat hidup dengan layak. Contoh penggunaan kata "minimum" dalam kalimat yang alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut. Misalnya, "Upah minimum bagi buruh harian adalah Rp 500.000 per hari." Dalam kalimat ini, kata "minimum" digunakan untuk menunjukkan bahwa upah yang diberikan adalah paling rendah yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Contoh lain adalah, "Pemerintah menetapkan pajak minimum sebesar 10% untuk semua pendapatan." Dalam kalimat ini, kata "minimum" digunakan untuk menunjukkan bahwa pajak yang diberikan adalah paling rendah yang harus dipenuhi oleh seseorang. Kata "minimum" memiliki relevansi yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam banyak hal, standar minimum harus dipenuhi untuk memastikan bahwa seseorang dapat hidup dengan layak. Misalnya, dalam hal kesehatan, standar minimum adalah untuk memastikan bahwa seseorang memiliki akses ke fasilitas kesehatan dasar, seperti rumah sakit dan dokter. Demikian juga, dalam hal pendidikan, standar minimum adalah untuk memastikan bahwa seseorang memiliki akses ke fasilitas pendidikan dasar, seperti sekolah dan guru.