Arti Kata "molor" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "molor" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

molor

1mo·lor v cak tidur

2mo·lor a cak 1 bertambah panjang (tt karet dsb); 2 ki bertambah lama; mundur: menurut rencana rapat berakhir pukul 19.00, tetapi ternyata -- sampai pukul 20.00

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "molor"

📝 Contoh Penggunaan kata "molor" dalam Kalimat

1.Mahasiswa tersebut molor dalam menyelesaikan tugas akhirnya, sehingga nilai yang didapatnya tidak memuaskan.
2.molor dalam membayar hutang ke bank membuat peminjam mengalami kesulitan besar.
3.Dalam proses belajar, anak kecil mungkin molor dalam mencerna konsep matematika yang rumit.
4.Rencana proyek infrastruktur molor karena adanya perubahan kebijakan dari pemerintah.
5.molor dalam menghadapi kesulitan hidup membuat seseorang kehilangan motivasi untuk maju.

📚 Artikel terkait kata "molor"

Mengenal Kata 'molor' - Inspirasi dan Motivasi

Kata "Molor" dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Konteks

Banyak orang yang belum tahu bahwa kata "molor" memiliki makna yang lebih luas daripada hanya sebagai istilah untuk menunjukkan kebiasaan tidur terlalu lama. Kata "molor" berasal dari bahasa Spanyol dan diperkenalkan ke Indonesia pada masa kolonial. Kata "molor" sebenarnya memiliki arti "tidur" dalam bahasa Spanyol, dan dalam konteks sosial, "molor" sering digunakan untuk menggambarkan kebiasaan tidur yang terlalu lama atau tidak efektif. Dalam masyarakat Indonesia, kebiasaan "molor" seringkali dianggap sebagai kebiasaan negatif yang dapat mengganggu produktivitas dan kesehatan.

Contoh Penggunaan Kata "Molor"

Kata "molor" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan kebiasaan tidur yang tidak efektif. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "molor" dalam kalimat alami: - "Dia suka molor setiap pagi, sehingga selalu terlambat untuk pergi ke sekolah." - "Kebiasaan molor membuatnya tidak bisa menyelesaikan tugas-tugasnya dengan baik." - "Dia mencoba untuk tidak molor lagi, supaya bisa memiliki lebih banyak waktu untuk belajar."

Relevansi Kata "Molor" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "molor" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks Produktivitas dan kesehatan. Dalam masyarakat Indonesia, kebiasaan "molor" seringkali dianggap sebagai kebiasaan negatif yang dapat mengganggu produktivitas dan kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengalami kebiasaan "molor" dan mencoba untuk memiliki pola tidur yang lebih sehat dan efektif.