Arti Kata "mondar-mandir" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "mondar-mandir" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

mondar-mandir

mon·dar-man·dir v berjalan ke sana kemari; kian-kemari; hilir mudik: kerjanya hanya -- di daerah pertokoan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "mondar-mandir"

📝 Contoh Penggunaan kata "mondar-mandir" dalam Kalimat

1.Seorang pelancong selalu mondar-mandir di pasar tradisional untuk menemukan oleh-oleh unik.
2.Dia hanya mondar-mandir di sekitar kantor saja karena pekerjaannya sangat sederhana.
3.Pada malam hari, pengunjung mondar-mandir di sepanjang jalan raya untuk menikmati suasana kota.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mondar-mandir untuk mencari sesuatu yang sangat dibutuhkan.
5.Dalam proses belajar, siswa harus mondar-mandir untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang belum terjawab.

📚 Artikel terkait kata "mondar-mandir"

Mengenal Kata 'mondar-mandir' - Inspirasi dan Motivasi

Arti Mondar-Mandir: Berjalan Kian-Kemari dalam Kehidupan Sehari-Hari

Mondar-mandir adalah kata yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, terutama untuk menggambarkan aktivitas berjalan kian-kemari. Dalam arti resmi, mondar-mandir berarti berjalan ke sana kemari, hilir mudik, atau kerjanya hanya di daerah tertentu. Konsep ini memiliki asal-usul yang kaya, terutama dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Di masa lalu, mondar-mandir sering digunakan untuk menggambarkan kehidupan di pedesaan, di mana penduduk harus berjalan kian-kemari untuk mencari sumber air, mencari makanan, atau melakukan pekerjaan lainnya. Contoh penggunaan kata mondar-mandir dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Dia hanya mondar-mandir di pasar tradisional untuk mencari bahan makanan." "Kerjanya hanya mondar-mandir di daerah pertokoan, tidak ada pekerjaan yang menantang." "Dia suka mondar-mandir di sekitar kota untuk menemukan tempat-tempat yang baru." Dalam setiap contoh ini, kata mondar-mandir digunakan untuk menggambarkan aktivitas berjalan kian-kemari yang sederhana namun penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan sehari-hari, mondar-mandir masih memiliki relevansi yang kuat. Dalam era digital, kita masih perlu berjalan kian-kemari untuk mencari kebutuhan dasar, seperti air, makanan, atau tempat-tempat yang menarik. Selain itu, mondar-mandir juga dapat digunakan sebagai cara untuk mengembangkan keterampilan navigasi dan meningkatkan kesadaran akan lingkungan sekitar. Dengan demikian, mondar-mandir tetap menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari kita, terutama dalam konteks sosial dan budaya Indonesia.