Arti Kata "monoloyalitas" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "monoloyalitas" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

monoloyalitas

mo·no·lo·ya·li·tas n kesetiaan yg tidak terbagi; kesetiaan tunggal (thd satu orang, perkumpulan, negara, dsb): setiap pegawai negeri harus mempunyai -- thd pemerintahnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "monoloyalitas"

📝 Contoh Penggunaan kata "monoloyalitas" dalam Kalimat

1.Pegawai negeri harus memenuhi monoloyalitas terhadap pemerintahnya.
2.Dalam sejarah, monoloyalitas kerajaan Romawi Kuno sangat kuat.
3.Setiap anggota organisasi harus menunjukkan monoloyalitas kepada pimpinan.
4.Pendidikan karakter harus memperkuat monoloyalitas terhadap negara.
5.Dalam budaya Jepang, monoloyalitas terhadap keluarga sangat dihargai.

📚 Artikel terkait kata "monoloyalitas"

Mengenal Kata 'monoloyalitas' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Monoloyalitas" - Inspirasi dan Motivasi

Pada masa lalu, konsep monoloyalitas sangat populer, terutama dalam konteks politik dan pemerintahan. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, dengan "mono" berarti satu dan "loyalitas" berarti kesetiaan. Dalam arti resmi, monoloyalitas adalah kesetiaan yang tidak terbagi, tidak berbagi antara pihak lain, melainkan hanya satu pihak yang dipilih. Dalam sejarah, monoloyalitas seringkali digunakan sebagai prinsip dasar dalam pemerintahan. Setiap pegawai negeri harus mempunyai monoloyalitas terhadap pemerintahnya, tidak memihak kepada pihak lain. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan efisiensi dalam menjalankan pemerintahan.

Contoh Penggunaan Kata Monoloyalitas

Berikut beberapa contoh penggunaan kata monoloyalitas dalam kalimat yang alami: - Di dalam konstitusi negara, diatur prinsip monoloyalitas bagi setiap pejabat pemerintah. - Banyak negara yang menganut konsep monoloyalitas dalam menjalankan pemerintahannya. - Pendidikan monoloyalitas diberikan kepada para pegawai negeri untuk meningkatkan komitmen mereka.

Relevansi Monoloyalitas dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, konsep monoloyalitas masih relevan, terutama dalam konteks hubungan personal. Dalam suatu hubungan, seseorang harus dapat memberikan monoloyalitas pada pasangannya, tidak berbagi perhatian dengan pihak lain. Hal ini dapat meningkatkan kepercayaan dan keamanan dalam hubungan tersebut. Dalam konteks politik, konsep monoloyalitas masih digunakan sebagai prinsip dasar dalam pemerintahan. Namun, dalam era modern, konsep ini telah berkembang menjadi pluralisme, yaitu kemampuan untuk menerima dan menghargai perbedaan. Dalam kesimpulan, monoloyalitas adalah konsep yang sangat penting dalam sejarah dan kehidupan sehari-hari. Dengan memahami makna dan konteks monoloyalitas, kita dapat lebih memahami pentingnya komitmen dan kepercayaan dalam menjalani kehidupan.