Arti Kata "monopolistik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "monopolistik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

monopolistik

mo·no·po·lis·tik a bersifat monopoli: perekonomian pd masa Orde Baru cenderung --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "monopolistik"

📝 Contoh Penggunaan kata "monopolistik" dalam Kalimat

1.Perekonomian Indonesia pada masa Orde Baru cenderung bersifat monopolistik.
2.Kebijakan pemerintah yang membatasi persaingan bisnis dianggap monopolistik.
3.Dalam ekonomi mikro, monopolistik adalah kondisi dimana satu perusahaan memiliki kekuasaan pasar yang sangat besar.
4.Pada abad ke-19, industri tekstil Inggris memiliki kekuasaan monopolistik yang sulit dilawan.
5.Dalam konteks sejarah, perusahaan Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) merupakan contoh perusahaan monopolistik yang sangat kuat.

📚 Artikel terkait kata "monopolistik"

Mengenal Kata 'monopolistik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "monopolistik" - Membongkar Fenomena Ekonomi yang Mengancam

Perekonomian negara kita pada masa Orde Baru dikenal akan dominannya oleh perusahaan besar yang memiliki kekuasaan pemasaran yang sangat besar. Fenomena ini disebut sebagai monopolistik, yaitu bersifat monopoli dan memiliki kuasa untuk menentukan harga pasar. Makna umum dari kata "monopolistik" adalah bersifat monopoli, yaitu ketika suatu perusahaan memiliki kuasa untuk mengontrol pasar dan mengatur harga barang atau jasa. Pada masa Orde Baru, perusahaan-perusahaan besar seperti perusahaan minyak dan perusahaan telepon sangat berpengaruh dalam perekonomian negara. Mereka memiliki kuasa untuk menentukan harga pasar dan mengendalikan pasokan barang atau jasa. Fenomena ini sangat berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama mereka yang memiliki kemampuan ekonomi yang rendah. Mereka harus menghadapi harga yang sangat mahal dan ketersediaan barang yang terbatas. Contoh penggunaan kata "monopolistik" dalam kalimat yang alami adalah: "Perekonomian negara kita pada masa Orde Baru sangat dipengaruhi oleh monopolistik perusahaan-perusahaan besar." "Pemerintah harus mengambil tindakan untuk mengatasi monopolistik yang berdampak pada kehidupan masyarakat." "Sektor manufaktur sangat rentan terhadap monopolistik perusahaan besar yang memiliki kuasa untuk menentukan harga pasar." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "monopolistik" sangat relevan dengan perdebatan tentang kebebasan pasar dan regulasi pemerintah. Banyak orang yang khawatir bahwa monopolistik perusahaan besar akan mengancam kebebasan pasar dan meningkatkan biaya hidup bagi masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna umum kata "monopolistik" dan bagaimana fenomena ini berdampak pada kehidupan sehari-hari.