Arti Kata "muadin" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "muadin" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

muadin

mu·a·din ? muazin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "muadin"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "muadin" dalam Kalimat

1.muadin memanggil umat untuk shalat subuh di masjid.
2.Pada hari itu, muadin membaca ayat Al-Qur'an dengan suara yang keras.
3.Di sekolah, pelajar belajar membaca Al-Qur'an dan menjadi muadin di masa depan.
4.Ibu meminta anaknya untuk menjadi muadin di masjid komunitas mereka.
5.muadin membaca azan di puncak gunung untuk memanggil jemaah ke masjid.

πŸ“š Artikel terkait kata "muadin"

Mengenal Kata 'muadin' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Muadin" - Inspirasi dan Motivasi

Kata muadin memiliki makna yang sangat khusus dan unik dalam bahasa Indonesia. Menurut KBBI, muadin berarti muΒ·aΒ·din atau muazin, yaitu orang yang bertugas memanggil umat shalat dan membacakan ayat-ayat Al-Qur'an di masjid. Dalam konteks historis, kata muadin sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat Islam di Indonesia, terutama pada masa lalu. Dalam kehidupan sehari-hari, muadin memainkan peran penting dalam membangun kesadaran spiritual dan keimanan di kalangan masyarakat. Mereka tidak hanya memanggil umat shalat, tetapi juga memberikan inspirasi dan motivasi untuk beramal saleh dan menjalani kehidupan yang bermakna. Muadin seringkali dipanggil untuk membacakan khutbah di masjid, yang merupakan kesempatan bagi mereka untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan spiritual kepada umat. Dalam kalimat yang alami, contoh penggunaan kata muadin adalah: "Pagi ini, muadin masjid kami membacakan ayat-ayat Al-Qur'an yang sangat inspiratif dan bermakna." Atau, "Sebagai muadin, dia sangat peduli dengan kehidupan spiritual umatnya." Dalam kehidupan modern, kata muadin masih sangat relevan dan penting. Mereka tidak hanya memainkan peran dalam menjalankan ibadah, tetapi juga dalam membangun kesadaran dan keimanan di kalangan masyarakat. Banyak muadin yang juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti pengajian dan kegiatan kegiatan keagamaan lainnya. Dengan demikian, kata muadin menjadi inspirasi dan motivasi bagi banyak orang untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan spiritual.