Arti Kata "musim kering (kemarau)" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "musim kering (kemarau)" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

musim kering (kemarau)

periode dalam tahun yang ditandai dengan jumlah curah hujan yang kecil sekali atau kadang-kadang sama sekali tidak ada hujan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "musim kering (kemarau)"

📝 Contoh Penggunaan kata "musim kering (kemarau)" dalam Kalimat

1.Pemerintah mengumumkan status musim kering di beberapa daerah karena kekurangan curah hujan.
2.Saya tidak bisa menanam tanaman karena musim kering yang berkepanjangan di daerah saya.
3.Pada musim kering, warga harus lebih berhati-hati dalam menguras air sumur karena takut kehabisan air.
4.Penelitian tentang musim kering sangat penting untuk memahami dampaknya pada lingkungan dan perekonomian.
5.Di novel itu, musim kering digambarkan sebagai simbol kekeringan hati dan kehilangan harapan.

📚 Artikel terkait kata "musim kering (kemarau)"

Mengenal Kata 'musim kering (kemarau)' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "musim kering (kemarau)" - Inspirasi dalam Menghadapi Kemungkinan

Kata "musim kering (kemarau)" seringkali membawa asosiasi negatif bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah pedesaan. Musim kering adalah periode dalam tahun yang ditandai dengan jumlah curah hujan yang kecil sekali atau kadang-kadang sama sekali tidak ada hujan. Dalam sejarah Indonesia, musim kering seringkali menjadi sumber kekhawatiran bagi petani dan masyarakat, karena mempengaruhi produksi padi dan kehidupan sehari-hari.

Contoh Penggunaan Kata "musim kering (kemarau)" dalam Kalimat

Kata "musim kering (kemarau)" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan kondisi cuaca yang kering dan panas. Berikut beberapa contoh: - Masyarakat di daerah pedesaan sangat terpengaruh oleh musim kering, sehingga mereka harus berusaha keras untuk mencari air minum dan air untuk pertanian. - Pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak musim kering, seperti menyediakan program bantuan untuk petani dan meningkatkan infrastruktur irigasi. - Musim kering seringkali menyebabkan kekeringan yang parah, sehingga masyarakat harus lebih bijak dalam mengelola air dan sumber daya alam.

Relevansi Kata "musim kering (kemarau)" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "musim kering (kemarau)" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan. Musim kering dapat mempengaruhi produksi padi, kehidupan hewan, dan keamanan air. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola air dan sumber daya alam, serta mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak musim kering. Dengan demikian, masyarakat dapat menghadapi kemungkinan musim kering dengan lebih siap dan lebih dewasa.