Arti Kata "nahi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nahi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nahi

na·hi n Isl yg dilarang; larangan;
-- Allah larangan Allah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nahi"

📝 Contoh Penggunaan kata "nahi" dalam Kalimat

1.Dalam konteks agama Islam, nahi merupakan perintah Allah yang tidak boleh dilanggar.
2.Di dalam Al-Qur'an, terdapat ayat-ayat yang menjelaskan tentang larangan-larangan yang harus diikuti oleh umat Muslim.
3.Pemuda itu memutuskan untuk meninggalkan kebiasaan berjudi setelah dia menyadari bahwa itu adalah nahi yang sebenarnya.
4.Ibu memperingatkan anaknya untuk tidak mengganggu temannya yang sedang makan, karena itu adalah nahi yang perlu diikuti.
5.Dalam konteks sosial, nahi juga dapat berarti larangan yang diberikan oleh pemerintah untuk menghindari wabah penyakit.

📚 Artikel terkait kata "nahi"

Mengenal Kata 'nahi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "nahi" - Inspirasi dan Motivasi dari Larangan Allah

Kata "nahi" berasal dari bahasa Arab dan memiliki makna yang sangat penting dalam Islam. Dalam arti resmi, nahi berarti larangan dari Allah SWT. Istilah ini sering digunakan dalam Al-Qur'an dan Hadis untuk mengartikan perintah yang dilarang oleh Tuhan. Dalam konteks historis, nahi merupakan salah satu aspek penting dalam ajaran Islam yang mengajarkan umatnya untuk menghindari perbuatan yang dilarang oleh Allah. Dalam kehidupan sehari-hari, kata nahi sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Allah telah menetapkan nahi untuk berzinah, karena perbuatan itu dapat merusak hubungan sosial dan moral." Atau, "Pemimpin harus memberikan nahi kepada para pengikutnya untuk tidak melakukan perbuatan yang tidak bermoral." Dalam kalimat ini, kata nahi digunakan untuk mengartikan perintah yang dilarang oleh Allah. Kata nahi juga memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami makna dan konteks dari kata ini. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada pilihan antara melakukan perbuatan yang dilarang atau tidak. Dalam situasi seperti ini, kita harus ingat bahwa Allah telah menetapkan nahi untuk menghindari perbuatan yang tidak bermoral. Dengan memahami makna dari kata nahi, kita dapat menjadi orang yang lebih baik dan lebih bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.