Arti Kata "nama samaran" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nama samaran" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nama samaran

nama untuk menggantikan nama yang sebenarnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nama samaran"

📝 Contoh Penggunaan kata "nama samaran" dalam Kalimat

1.Dia harus menggunakan nama samaran untuk melindungi identitasnya dalam penelitian ilmiah.
2.Pada tahun 1980-an, beberapa seniman menggunakan nama samaran untuk menghindari perhatian pemerintah.
3.Dia memilih nama samaran untuk menjadi penulis novel, karena ingin menjadi anonim.
4.Pemburu kejahatan menggunakan nama samaran untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku.
5.Pemerintah meminta para pejabat untuk tidak menggunakan nama samaran dalam komunikasi formal.

📚 Artikel terkait kata "nama samaran"

Mengenal Kata 'nama samaran' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nama Samaran" - Inspirasi dan Motivasi

Kata **nama samaran**, dalam arti resmi, adalah **nama untuk menggantikan nama yang sebenarnya**. Istilah ini memiliki sejarah panjang dan kompleks, yang seringkali terkait dengan kebutuhan untuk melindungi identitas seseorang dari ancaman atau tekanan. Dalam konteks sejarah, **nama samaran** digunakan oleh para revolusioner, aktivis sosial, dan orang-orang yang ingin menyembunyikan identitas mereka untuk keamanan.

Contoh penggunaan kata **nama samaran** dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: "Dia menggunakan **nama samaran** 'Joko' ketika bekerja sebagai agen rahasia", atau "Ia memilih **nama samaran** 'Ayu' untuk melindungi identitasnya sebagai aktivis hak asasi manusia". Penggunaan **nama samaran** memungkinkan seseorang untuk memiliki identitas ganda, yang dapat membantu mereka untuk menghindari bahaya atau meningkatkan keamanan.

Di Indonesia, **nama samaran** masih digunakan dalam beberapa konteks. Misalnya, dalam dunia hiburan, artis seringkali menggunakan **nama samaran** untuk meningkatkan popularitas atau untuk menghindari kekerasan dari penonton. Selain itu, **nama samaran** juga digunakan dalam beberapa budaya, seperti dalam tradisi laga-laga, di mana para pemeran menggunakan **nama samaran** untuk menghilangkan identitas asli mereka.