Arti Kata "nativistik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nativistik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nativistik

na·ti·vis·tik a bersifat menghidupkan kembali kebudayaan murni masyarakat untuk menolak serbuan kebudayaan asing

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nativistik"

📝 Contoh Penggunaan kata "nativistik" dalam Kalimat

1.Pendidikan nativistik bertujuan mengembangkan identitas budaya bangsa sendiri.
2.Para seniman nativistik menciptakan karya yang menggambarkan kehidupan masyarakat tradisional.
3.Pada saat itu, masyarakat mulai menolak gaya hidup asing dan memilih nativistik yang lebih sesuai dengan tradisi.
4.Dalam upaya melestarikan bahasa daerah, masyarakat harus mengadopsi nativistik yang melibatkan penulis lokal.
5.Pengalaman belajar nativistik telah memperkaya pengetahuan saya tentang kebudayaan tradisional.

📚 Artikel terkait kata "nativistik"

Mengenal Kata 'nativistik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nativistik" - Inspirasi dan Motivasi

Kata nativistik sering kali digunakan untuk menggambarkan gerakan atau pendekatan yang bertujuan untuk menghidupkan kembali atau memelihara kebudayaan murni suatu masyarakat terhadap serbuan kebudayaan asing. Dalam konteks historis, gerakan nativistik muncul sebagai reaksi atas penjajahan dan imperialisme asing yang mencoba mengubah kebudayaan setempat. Masyarakat yang terdampak penjajahan sering kali mencoba untuk melestarikan kebudayaan tradisional mereka sebagai bentuk perlawanan terhadap kekuasaan asing. Dalam kehidupan sehari-hari, nativistik dapat dilihat dalam berbagai bentuk, seperti pergerakan yang berusaha melestarikan bahasa daerah, musik tradisional, atau adat istiadat yang masih lestari. Beberapa contoh penggunaan kata nativistik dalam kalimat yang alami adalah: Dalam kota tersebut, banyak warga yang tergabung dalam pergerakan nativistik untuk melestarikan bahasa daerah mereka. Gerakan nativistik di desa tersebut berhasil melestarikan musik tradisional dan adat istiadat masyarakat setempat. Pemerintah daerah memulai program nativistik untuk meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya melestarikan kebudayaan tradisional. Dalam budaya Indonesia modern, nativistik dapat dilihat sebagai salah satu cara untuk melestarikan warisan budaya nasional. Dengan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kebudayaan tradisional, masyarakat dapat lebih menghargai dan melestarikan kebudayaan mereka sendiri. Oleh karena itu, nativistik tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam upaya melestarikan kebudayaan dan warisan budaya nasional.