Arti Kata "neo-" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "neo-" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

neo-

neo- /néo-/ bentuk terikat baru atau yg diperbarui: neokolonialisme; neokapitalisme

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "neo-"

📝 Contoh Penggunaan kata "neo-" dalam Kalimat

1.Negara-negara barat kini berada di bawah tekanan karena adanya neo-kolonialisme.
2.Pendidikan di sekolah menengah umumnya menggunakan pendekatan yang lebih modern, seperti neokonstruktivisme.
3.Berdasarkan analisis ekonomi, negara kita sedang mengalami periode neokapitalisme yang berbeda dari masa lampau.
4.Dalam novel fiksi ilmiah, ilmuwan memprediksi adanya kehancuran yang diakibatkan oleh neo-eksploitasi sumber daya alam.
5.Pada konferensi internasional, para ahli debat tentang dampak negatif dari neokonsumerisme terhadap lingkungan.

📚 Artikel terkait kata "neo-"

Mengenal Kata 'neo-' - Inspirasi dan Motivasi

Penggunaan Neo- dalam Bahasa Indonesia: Makna dan Konteks

Kata neo- berasal dari bahasa Yunani "neos", yang berarti "baru" atau "diperbarui". Dalam bahasa Indonesia, kata ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang baru atau telah diperbarui, seperti istilah-istilah seperti neokolonialisme dan neokapitalisme. Kata neo- mulai digunakan pada abad ke-19, ketika terjadi perubahan besar dalam dunia politik dan ekonomi. Pada masa itu, kata ini digunakan untuk menunjukkan perubahan yang radical dalam struktur sosial dan politik, seperti perubahan dari sistem feudal ke kapitalisme. Contoh penggunaan kata neo- dalam kalimat alami adalah: - Sistem neokapitalisme saat ini lebih kompleks daripada sistem kapitalisme pada abad ke-19. - Gerakan neoliberalisme di beberapa negara telah menyebabkan perubahan besar dalam kebijakan ekonomi. - Konsep neokolonialisme masih relevan hingga hari ini, terutama dalam konteks hubungan antara bangsa-bangsa maju dan bangsa-bangsa berkembang. Kata neo- juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, konsep neotradisionalisme telah menjadi topik perbincangan dalam konteks kebudayaan Indonesia modern. Selain itu, kata neo- juga digunakan dalam konteks teknologi, seperti neolinux atau neomobile.