Arti Kata "notaris" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "notaris" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

notaris

no·ta·ris n orang yg mendapat kuasa dr pemerintah (dl hal ini Departemen Kehakiman) untuk mengesahkan dan menyaksikan berbagai surat perjanjian, surat wasiat, akta, dsb: ia bersedia menikah dng pemuda itu asal disertai surat perjanjian yg disahkan oleh --;
ke·no·ta·ris·an n hal yg bersangkutan dng notaris atau pekerjaan notaris

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "notaris"

📝 Contoh Penggunaan kata "notaris" dalam Kalimat

1.Dalam proses akuisisi perusahaan, saya harus menghadap ke kantor notaris untuk mengesahkan dokumen-dokumen penting.
2.Pada hari ulang tahunnya, Ibu meminta saya untuk membawakan surat perjanjian pernikahan yang telah disahkan oleh notaris.
3.Saya baru tahu bahwa notaris memiliki peran penting dalam proses perpindahan hak atas properti.
4.Dalam cerita itu, tokoh utama harus pergi ke kantor notaris untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian.
5.Selama kuliah, saya pernah mengikuti kuliah tamu tentang peran notaris dalam proses hukum di Indonesia.

📚 Artikel terkait kata "notaris"

Mengenal Kata 'notaris' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Notaris" - Profesional Hukum yang Mengesahkan Dokumen

Kata "notaris" memiliki makna yang sangat penting dalam dunia hukum, terutama dalam konteks perjanjian, wasiat, dan akta. Sejarahnya, kata ini berasal dari kata "notarius" dalam bahasa Latin, yang berarti "penulis atau pekerjaan penulisan". Dalam konteks Indonesia, notaris adalah orang yang mendapat kuasa dari pemerintah untuk mengesahkan dan menyaksikan berbagai surat perjanjian, surat wasiat, akta, dan dokumen lainnya. Notaris memiliki peran sangat penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam proses penandatanganan kontrak, perjanjian, dan dokumen lainnya. Mereka bertanggung jawab untuk menyaksikan dan mengesahkan keabsahan dokumen tersebut, sehingga dapat dijadikan bukti hukum yang sah. Misalnya, "Sebelum menikah, pasangan itu harus menandatangani surat perjanjian yang telah disahkan oleh notaris," atau "Ia harus menghadap notaris untuk menyaksikan dan mengesahkan akta kelahiran anaknya." Dalam budaya Indonesia modern, notaris juga memiliki peran dalam membantu masyarakat dalam proses pengurusan hukum. Mereka dapat membantu masyarakat dalam membuat berbagai dokumen, seperti surat perjanjian, wasiat, dan akta kelahiran. Selain itu, notaris juga dapat memberikan saran dan konsultasi hukum kepada masyarakat, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang tepat dalam situasi yang kompleks. Dengan demikian, notaris menjadi salah satu profesion yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia.