Arti Kata "nyamik" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nyamik" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nyamik

nya·mik, nya·mik·an n 1 makanan yg tidak mengenyangkan; kudapan: biji jambu monyet kering yg digoreng dapat dijadikan ~; 2 ki wanita untuk pelepas hawa nafsu; pelacur

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nyamik"

📝 Contoh Penggunaan kata "nyamik" dalam Kalimat

1.Di pasar tradisional, penjual makanan ringan menjual beberapa jenis nyamik.
2.Ibu rumah tangga membeli nyamik untuk anak-anaknya saat bermain di luar.
3.Dalam cerita rakyat, seorang raja memiliki istri yang digunakan sebagai nyamik oleh putranya.
4.Guru membahas tentang bahaya nyamik pada anak-anak dalam pelajaran kesehatan.
5.Di malam hari, beberapa nyamik berkeliaran di jalan, mencari pelanggan.

📚 Artikel terkait kata "nyamik"

Mengenal Kata 'nyamik' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "nyamik" - Makanan dan Persepsi dalam Budaya Indonesia

Kata "nyamik" memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Secara resmi, kata ini melambangkan makanan yang tidak mengenyangkan, seperti biji jambu monyet kering yang digoreng. Namun, dalam konteks sosial, kata "nyamik" juga digunakan untuk menggambarkan wanita yang memiliki peran sebagai pelepas hawa nafsu atau pelacur. Dalam sejarah, kata "nyamik" telah ada dalam bahasa Indonesia untuk waktu yang lama. Pada masa lalu, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan makanan yang tidak dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Dalam beberapa kasus, kata "nyamik" juga digunakan untuk menggambarkan wanita yang memiliki hubungan romantis atau seksual dengan seseorang. Meskipun demikian, penggunaan kata "nyamik" dalam konteks yang lebih luas telah menyesuaikan diri dengan perubahan sosial dan budaya di Indonesia. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "nyamik" dalam kalimat yang alami: * "Kudapan yang disajikan pada pesta pernikahan itu sangat lezat, membuat saya ingin mencicipi lagi dan lagi, tapi sayangnya itu hanya nyamik dan tidak dapat memuaskan keinginan saya." * "Dia mengatakan bahwa dia tidak ingin menjadi nyamik lagi, tapi saya tidak tahu apa yang dia maksud." * "Dia membeli nyamik dari penjual kudapan di jalan, tapi saya tidak tahu apa itu." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "nyamik" masih digunakan dalam beberapa konteks. Dalam budaya Indonesia modern, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan makanan yang tidak dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan. Dalam beberapa kasus, kata "nyamik" juga digunakan untuk menggambarkan wanita yang memiliki peran sebagai pelepas hawa nafsu atau pelacur. Namun, penggunaan kata "nyamik" dalam konteks yang lebih luas telah menyesuaikan diri dengan perubahan sosial dan budaya di Indonesia.