Arti Kata "nyenyai" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "nyenyai" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

nyenyai

nye·nyai a tidak kerap, tidak padat, atau tidak rapi (tt tenunan anyaman, tenunan, jahitan); jarang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "nyenyai"

📝 Contoh Penggunaan kata "nyenyai" dalam Kalimat

1.Tenun anyaman kuno ini sangat nyenyai karena tidak selesai sampai akhir.
2.Dia tidak suka menghadapi pekerjaan yang nyenyai seperti menghitung buku besar.
3.Pada musim panas, taman kota terlihat nyenyai karena tidak ada perawatan yang intensif.
4.Teks yang ditulis dalam bahasa lama sering kali terlihat nyenyai karena tidak sesuai dengan standar penulisan modern.
5.Ketika berbelanja, saya sering melihat pakaian yang nyenyai karena tidak dipadatkan dengan benar.

📚 Artikel terkait kata "nyenyai"

Mengenal Kata 'nyenyai' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Nyenyai" dalam Bahasa Indonesia

Kata "nyenyai" memiliki makna yang cukup unik dalam bahasa Indonesia. Secara umum, "nyenyai" dapat diartikan sebagai tidak kerap, tidak padat, atau tidak rapi. Kata ini sering digunakan dalam konteks tenunan anyaman, tenunan, atau jahitan. Dalam sejarah, kata "nyenyai" telah digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk menggambarkan kualitas tekstil yang kurang baik. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar kata "nyenyai" digunakan dalam kalimat seperti: "Tenunannya terlihat nyenyai, perlu diperbaiki lagi." atau "Jahitanmu nyenyai, mungkin kamu harus belajar lagi." Kata ini menunjukkan bahwa seseorang menggambarkan kualitas kerja yang kurang baik atau tidak rapi. Kata "nyenyai" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam konteks kerajinan tangan, "nyenyai" dapat digunakan untuk menggambarkan hasil kerajinan yang kurang baik. Bahkan, dalam konteks sosial, "nyenyai" dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang kurang baik atau tidak rapi.