Arti Kata "objek langsung" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "objek langsung" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

objek langsung

Istilah linguistik Nomina atau kelompok Nominal yang melengkapi Verba transitif dalam frasa Verbal dan yang sifatnya sangat erat dengan Verba tsb, dalam beberapa bahasa tertentu ditandai dengan kasus akusatif, misalnya adik dalam kakak memukul adik adalah objek langsung

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "objek langsung"

📝 Contoh Penggunaan kata "objek langsung" dalam Kalimat

1.Siswa menulis esai tentang objek langsung dalam bahasa Indonesia.
2.Pada percakapan sehari-hari, ayah bertanya kepada anak tentang objek langsung dan objek tidak langsung.
3.Pada pertemuan akademik, dosen membahas tentang objek langsung dan objek tidak langsung dalam teori linguistik.
4.Penulis sastra menggunakan objek langsung dalam cerita untuk menggambarkan keadaan yang lebih realistis.
5.Guru SD menjelaskan konsep objek langsung dan objek tidak langsung kepada siswa kelas 5.

📚 Artikel terkait kata "objek langsung"

Mengenal Kata 'objek langsung' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Objek Langsung" - Pahami Makna dan Penggunaannya

Kata "objek langsung" merupakan istilah linguistik yang digunakan untuk menggambarkan nomina atau kelompok nomina yang melengkapi verba transitif dalam frasa verbal. Dalam beberapa bahasa, objek langsung ditandai dengan kasus akusatif, seperti dalam kalimat "kakak memukul adik". Dalam konteks sejarah, konsep objek langsung mulai dikembangkan pada abad ke-19 oleh para linguistis yang ingin memahami struktur bahasa dengan lebih mendalam. Objek langsung memiliki peran penting dalam membentuk makna kalimat. Dengan adanya objek langsung, kita dapat mengidentifikasi subjek yang melakukan tindakan dan objek yang menerima tindakan tersebut. Perlu diingat bahwa objek langsung tidak sama dengan objek tidak langsung, karena objek tidak langsung tidak memiliki hubungan langsung dengan verba transitif. Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "objek langsung" dalam kalimat yang alami: * Ayah membelikan sepatu bagi anaknya. * Guru memberikan tugas kepada siswa kelasnya. * Ibu memasak nasi untuk keluarganya. Contoh-contoh di atas menunjukkan bahwa objek langsung dapat berupa benda, orang, atau kelompok orang. Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan kata "objek langsung" sangat luas dan dapat ditemukan dalam berbagai situasi, mulai dari kalimat sederhana hingga kalimat kompleks. Dalam budaya Indonesia modern, kata "objek langsung" memiliki peran penting dalam membentuk makna dan mengkomunikasikan ide-ide yang kompleks. Dengan memahami konsep objek langsung, kita dapat meningkatkan kemampuan berbahasa dan mengkomunikasikan gagasan dengan lebih efektif. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami dan menggunakan kata "objek langsung" dengan benar dalam berbagai situasi.