Arti Kata "ogok" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ogok" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ogok

1ogok, meng·o·gok·kan v memperlihatkan barang dsb dng maksud menawarkan supaya dibeli

2ogok, meng·o·gok-o·gok v berjalan dng lambat; tertatih-tatih (krn lelah atau baru sembuh dr sakit dsb)

3ogok, meng·o·gok v berhenti bekerja; mogok: karyawan pabrik itu - menuntut kenaikan upah

4ogok a kikir: orang -- itu tidak mau ikut menyumbang untuk pembangunan masjid di kampungnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ogok"

📝 Contoh Penggunaan kata "ogok" dalam Kalimat

1.Pemilik toko makanan ogok makanan baru di depan gerbang sekolah.
2.Ibu ogok barang-barang rumah tangga di pasar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
3.Dia ogok mobil bekas untuk dijual di taman bermain anak-anak.
4.Pemilik kuliner ogok menu spesial di media sosial untuk menarik pelanggan.
5.Di pasar malam, penjual ogok kerajinan tangan yang unik untuk memenangkan hati pembeli.

📚 Artikel terkait kata "ogok"

Mengenal Kata 'ogok' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "ogok" - Inspirasi dan Motivasi untuk Berjualan

Kata "ogok" memiliki makna yang sangat luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, "ogok" dapat diartikan sebagai tindakan memperlihatkan barang atau jasa dengan maksud untuk menawarkan supaya dibeli. Konteks historis dari kata ini dapat dilihat pada masa lalu, ketika para pedagang menggunakan taktik "ogok" untuk menarik perhatian pembeli. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "ogok" masih digunakan dengan maksud yang sama. Berikut beberapa contoh penggunaan kata "ogok" dalam kalimat yang alami: "Saya harus ogok barang-barang di toko kami untuk menarik perhatian pelanggan baru." "Penjual itu ogok barang elektronik yang terbaru dengan harga yang sangat kompetitif." "Saya tidak ingin ogok produk saya di pasar, karena saya tidak percaya diri." Kata "ogok" juga memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam dunia bisnis, "ogok" merupakan salah satu strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan penjualan. Dengan cara menampilkan barang atau jasa dengan menarik, para pedagang dapat meningkatkan kesadaran pelanggan dan meningkatkan penjualan.