Arti Kata "oligopsoni" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "oligopsoni" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

oligopsoni

oli·gop·so·ni n situasi pasar yg sebagian pembelinya dapat mempengaruhi pasar secara tidak berimbang

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "oligopsoni"

📝 Contoh Penggunaan kata "oligopsoni" dalam Kalimat

1.Pasar telepon seluler di Indonesia merupakan contoh oligopsoni karena hanya beberapa perusahaan yang dominan.
2.Sektor pertambangan di negara kita sering kali mengalami oligopsoni karena kecilnya jumlah perusahaan yang beroperasi.
3.Pada tahun 1997, Indonesia mengalami krisis ekonomi yang disebabkan oleh oligopsoni pasar valuta asing.
4.Dalam teks sastra karya Pramoedya Ananta Toer, oligopsoni pasar rempah-rempah menjadi salah satu isu yang dibahas.
5.Pada kuliah ekonomi mikro, mahasiswa diajarkan untuk menganalisis efek oligopsoni pada keseimbangan pasar.

📚 Artikel terkait kata "oligopsoni"

Mengenal Kata 'oligopsoni' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Oligopsoni" - Struktur Pasar yang Unik

Kata "oligopsoni" mungkin tidak familiar bagi banyak orang, tetapi konsepnya sangat relevan dalam dunia ekonomi. Oligopsoni adalah situasi pasar di mana sebagian besar pembeli memiliki kekuatan untuk mempengaruhi harga dan ketersediaan barang atau jasa. Konsep ini muncul pada abad ke-19, ketika ekonomis seperti Alfred Marshall dan Carl Menger mulai mengkaji struktur pasar yang tidak seimbang. Dalam situasi oligopsoni, sekelompok besar pembeli dapat mempengaruhi pasar dengan mengatur harga, ketersediaan, dan kualitas barang atau jasa. Hal ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan pasar, di mana beberapa perusahaan memiliki kekuatan lebih besar daripada lainnya. Contoh oligopsoni dapat dilihat dalam industri pertanian, di mana beberapa petani memiliki kontrol atas produksi dan harga produk mereka. Contoh penggunaan kata "oligopsoni" dalam kalimat alami adalah: "Di industri pertanian, situasi oligopsoni dapat menyebabkan penurunan harga produk bagi petani kecil." atau "Perusahaan besar dapat menggunakan kekuatan oligopsoni untuk mengatur harga dan ketersediaan barang di pasar." Oligopsoni juga dapat dilihat dalam industri energi, di mana beberapa perusahaan memiliki kontrol atas produksi dan harga bahan bakar. Dalam kehidupan sehari-hari, oligopsoni dapat dilihat dalam berbagai bentuk. Misalnya, di pasar swalayan, beberapa toko memiliki kontrol atas harga dan ketersediaan barang, sehingga menguntungkan mereka sendiri. Oligopsoni juga dapat dilihat dalam industri jasa, di mana beberapa perusahaan memiliki kontrol atas harga dan ketersediaan layanan tertentu. Oleh karena itu, penting bagi konsumen untuk memahami konsep oligopsoni dan bagaimana cara mengatasinya.