Arti Kata "omelan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "omelan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

omelan

omel.an Nomina (kata benda) perkataan yang menyatakan kurang senang: -nya cukup menyakitkan telinga orang yang mendengarnya

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "omelan"

📝 Contoh Penggunaan kata "omelan" dalam Kalimat

1.Bicara dengan omelan, aku tak ingin mendengarnya.
2.Sikap omelan teman saya sangat menyakitkan, aku harus berusaha untuk tidak membalasnya.
3.Dia terlalu omelan dalam mengkritik orang lain, sehingga membuat mereka merasa tidak nyaman.
4.Dalam suatu percakapan, dia mengatakan bahwa omelanannya adalah karena dia tidak senang dengan keputusan yang diambil.
5.Aku tidak bisa menerima omelanannya, jadi aku memutuskan untuk tidak berbicara dengan dia lagi.

📚 Artikel terkait kata "omelan"

Mengenal Kata 'omelan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "omelan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "omelan" memiliki makna yang sangat khas dalam bahasa Indonesia. Berasal dari kata dasar "melan", kata ini digunakan untuk menyatakan sesuatu yang kurang senang atau mengecewakan. Dalam konteks sejarah, kata "omelan" dipengaruhi oleh bahasa Belanda, yaitu "onvriendelijk", yang berarti "tidak bersahabat". Dalam kehidupan sehari-hari, kata "omelan" sering digunakan untuk menyatakan perasaan tidak senang atau kecewa atas suatu hal. Contoh penggunaan kata "omelan" dalam kalimat yang alami adalah: "Saya merasa omelan ketika mendengar berita itu." "Pernyataan bosnya sangat omelan dan membuat kita semua merasa sedih." "Saya tidak suka mendengar kritik yang omelan dari orang lain." Dalam kehidupan sehari-hari, kata "omelan" memiliki relevansi yang signifikan. Ketika kita mendengar berita atau pernyataan yang omelan, kita sering merasa sedih atau kecewa. Hal ini dapat mempengaruhi suasana hati kita dan membuat kita lebih sulit untuk menghadapi tantangan. Oleh karena itu, penting untuk belajar menghadapi perasaan omelan dengan bijak dan tidak membiarkannya mempengaruhi emosi kita.