Arti Kata "ostentasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "ostentasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

ostentasi

os·ten·ta·si /osténtasi/ n pemameran (perbuatan memamerkan secara berlebihan) kekayaan atau kepandaian

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "ostentasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "ostentasi" dalam Kalimat

1.Dia tidak suka melihat ostentasi kekayaan teman-temannya di media sosial.
2.Kerjaan saya tidak bisa dilakukan dengan biaya yang terlalu besar, karena itu adalah ostentasi tidak perlu.
3.Pada akhirnya, kebangkitan rakyat lebih penting daripada ostentasi kekuasaan penguasa.
4.Pendidikan yang berkualitas harus diutamakan, bukan hanya ostentasi bangunan yang megah.
5.Dia dipandang sebagai orang yang suka berbohong dan melakukan ostentasi palsu.

📚 Artikel terkait kata "ostentasi"

Mengenal Kata 'ostentasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Ostentasi" - Pemameran Kekayaan yang Berlebihan

Dalam bahasa Indonesia, kata ostentasi memiliki makna yang sangat spesifik, yaitu pemameran kekayaan atau kepandaian secara berlebihan. Istilah ini telah ada sejak lama dan terkait erat dengan perilaku sosial budaya masyarakat Indonesia. Ostentasi seringkali dikaitkan dengan perilaku orang kaya yang ingin menunjukkan status sosial mereka dengan cara membeli harta dan kekayaan yang mewah. Namun, dalam konteks yang lebih luas, kata ostentasi juga dapat digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang ingin menunjukkan kepandaian atau kemampuan mereka kepada orang lain. Misalnya, seseorang yang ingin menunjukkan kemampuan mereka dalam bermain musik dengan membeli instrumen yang sangat mahal. Contoh lain dari penggunaan kata ostentasi adalah: "Dia melakukan ostentasi dengan membeli mobil mewah dan menunjukkan kepadanya kepada teman-temannya." Atau, "Rasa ingin tahu saya yang ingin membeli buku yang sangat mahal adalah contoh ostentasi saya terhadap pengetahuan." Dalam kehidupan sehari-hari, kata ostentasi memiliki makna yang sangat relevan. Misalnya, seseorang yang menggunakan gaya hidup yang sangat mewah dan berlebihan hanya untuk menunjukkan status sosial mereka, padahal mereka tidak memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Atau, seseorang yang selalu ingin menunjukkan kemampuan mereka kepada orang lain, padahal mereka tidak memiliki kemampuan yang sesungguhnya. Dalam budaya Indonesia modern, kata ostentasi menjadi sangat relevan untuk menggambarkan perilaku individu yang ingin menunjukkan status sosial mereka dengan cara berlebihan. Namun, perlu diingat bahwa kata ostentasi juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih positif, yaitu untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kemampuan dan keahlian yang sangat tinggi dan ingin menunjukkan kepada orang lain. Dalam kasus ini, kata ostentasi digunakan sebagai cara untuk menunjukkan kemampuan dan keahlian seseorang, bukan hanya untuk menunjukkan kekayaan atau status sosial.