Arti Kata "pakuh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pakuh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pakuh

pa·kuh n burung yg paruhnya bercula, berwarna kekuning-kuningan; enggang gading

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pakuh"

📝 Contoh Penggunaan kata "pakuh" dalam Kalimat

1.Pada saat musim hujan, enggang gading menjadi burung yang paling sering terlihat di hutan.
2.Setelah melakukan penelitian, ornitolog mengidentifikasi bahwa pakuh merupakan salah satu jenis burung yang paling langka di dunia.
3.Dalam kebudayaan masyarakat adat, burung pakuh dianggap sebagai hewan sakral dan tidak boleh dibunuh.
4.Pakar lingkungan hidup menyarankan agar tidak merusak habitat pakuh yang sedang dalam masa konservasi.
5.Pada saat liburan, anak-anak sering mengamati burung pakuh di taman nasional untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang alam.

📚 Artikel terkait kata "pakuh"

Mengenal Kata 'pakuh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pakuh" - Burung Murni dari Alam

Kata "pakuh" seringkali dianggap sebagai penggalan dari kata yang lebih panjang, namun kata ini memiliki makna yang jelas dan konteks yang spesifik. Dalam bahasa Indonesia, kata "pakuh" merujuk pada jenis burung yang memiliki paruh bercula dan warna kekuning-kuningan, juga dikenal sebagai enggang gading. Sejarah kata "pakuh" tidak tercatat secara pasti, namun dapat diduga bahwa kata ini telah ada sejak lama, mungkin sejak zaman kolonial Belanda. Di masa lalu, kata "pakuh" mungkin digunakan oleh masyarakat lokal untuk menggambarkan fenomena alam yang unik dan menakjubkan. Hingga saat ini, kata "pakuh" masih menjadi bagian dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam konteks alam dan lingkungan. Penggunaan kata "pakuh" dalam kalimat yang alami Kata "pakuh" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan keindahan dan keunikan burung ini. Contohnya, "Di hutan yang lebat, terdapat burung pakuh yang terlihat sangat menakjubkan dengan paruh bercula dan warna kekuning-kuningan." Atau, "Saya sangat menyukai melihat burung pakuh yang terbang di atas perkebunan sawit." Dalam kedua kalimat di atas, kata "pakuh" digunakan untuk menggambarkan keindahan dan keunikan burung ini. Relevansi kata "pakuh" dalam kehidupan sehari-hari Kata "pakuh" memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks pelestarian alam dan lingkungan. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat telah meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelestarian alam dan lingkungan. Oleh karena itu, kata "pakuh" dapat digunakan sebagai simbol dari upaya pelestarian alam dan lingkungan. Dengan demikian, kata "pakuh" dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk menjaga kelestarian alam dan lingkungan.