Arti Kata "pali" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pali" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pali

pa·li ? pemali

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pali"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "pali" dalam Kalimat

1.Pemali yang keras menghukum pelanggaran hukum di masyarakat.
2.Penelitian tentang pemali dan efektivitasnya dalam mencegah tindakan kejahatan.
3.Ia sangat pemali dan tidak akan pernah memaafkan kelakuan buruk anaknya.
4.Pemali yang tegas menjadi sifat utama seorang kepala sekolah yang disegani.
5.Kami harus memaafkan dan tidak menjadi pemali pada anak yang masih belajar.

πŸ“š Artikel terkait kata "pali"

Mengenal Kata 'pali' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pali" dalam Bahasa Indonesia

Sejarah dan Makna Umum

Kata "pali" memiliki makna umum sebagai paΒ·li atau pemali, yaitu seseorang yang tidak suka atau tidak menyukai sesuatu. Dalam konteks historis, kata ini telah digunakan sejak zaman kolonial Belanda di Indonesia. Pada saat itu, kata "pali" sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak mau mengikuti aturan atau tidak menyukai kehadiran orang lain.

Contoh Penggunaan Kata "pali" dalam Kalimat

Kata "pali" dapat digunakan dalam berbagai kalimat untuk menggambarkan seseorang yang tidak suka atau tidak menyukai sesuatu. Misalnya, "Ibu tidak suka kalau aku tidak membersihkan rumah", di mana "ibu" dapat diartikan sebagai seseorang yang memiliki sifat pali terhadap kebersihan rumah. Selain itu, kata "pali" juga dapat digunakan dalam konteks yang lebih formal, seperti dalam surat atau laporan, seperti "Dalam laporan ini, kita menggambarkan seseorang yang memiliki perilaku pali terhadap aturan perusahaan".

Relevansi Kata "pali" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "pali" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari karena banyak orang yang memiliki sifat pali terhadap sesuatu. Misalnya, seseorang yang tidak suka makan sayuran dapat dianggap sebagai orang yang pali terhadap makanan sehat. Selain itu, kata "pali" juga dapat digunakan dalam konteks budaya, seperti dalam lagu atau cerita rakyat, untuk menggambarkan seseorang yang tidak suka atau tidak menyukai sesuatu. Dalam budaya Indonesia modern, kata "pali" masih digunakan sebagai cara untuk menggambarkan sifat seseorang yang tidak suka atau tidak menyukai sesuatu.