Arti Kata "pampat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pampat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pampat

pam·pat a 1 padat; tumpat; pejal (tidak berongga-rongga); 2 terhenti (tidak mengalir tt air selokan);
me·mam·pat v menekan (supaya padat ); memadatkan;
me·mam·pat·kan v 1 menjejal (menekan, memadatkan) supaya mampat; menumpatkan; 2 menyebabkan tidak mengalir (tt air selokan ): sampah-sampah itulah yg ~ selokan;
pe·mam·pat· n 1 penekan; 2 penyebab mampat; penyebab tidak mengalir (tt air selokan): sampah yg dibuang ke selokan itulah ~ nya;
ter·pam·pat v sudah pampat;
ke·pam·pat·an n perihal pampat;
ke·ter·pam·pat·an n perihal sudah dipampatkan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pampat"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "pampat" dalam Kalimat

1.Bumi ini terdiri dari lapisan pampat yang tebal, melindungi kita dari luar angkasa.
2.Pengelolaan sampah yang tidak tepat dapat menyebabkan selokan menjadi pampat dan tidak dapat mengalirkan air.
3.Membuat tanah menjadi pampat dengan cara menekannya dapat meningkatkan kualitas tanah tersebut.
4.Kerajinan tangan yang berbentuk pampat dapat menambah nilai estetika pada sebuah dekorasi.
5.Kurangnya perawatan saluran air dapat menyebabkan pampat pada selokan yang dapat membahayakan lingkungan sekitar.

πŸ“š Artikel terkait kata "pampat"

Mengenal Kata 'pampat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pampat" - Konsep Padat dan Terhenti

Kata "pampat" sering digunakan dalam berbagai konteks dalam bahasa Indonesia. Secara umum, makna dari kata ini adalah padat, tumpat, atau tidak berongga-rongga. Dalam konteks lain, kata ini juga dapat berarti terhenti, tidak mengalir, atau menyebabkan hal tersebut. Konsep pampat sendiri telah ada sejak zaman dahulu, ketika masyarakat masih menggunakan teknologi sederhana untuk mengolah bahan-bahan alam. Dalam proses pengolahan, bahan-bahan sering kali harus dipampatkan atau ditekan untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan. Fenomena ini masih terjadi hingga saat ini, terutama dalam industri pertanian, perikanan, dan lain-lain.

Contoh Penggunaan Kata "Pampat"

Kata "pampat" dapat digunakan dalam berbagai kalimat, seperti: - Air selokan sudah pampat karena sampah yang dibuang ke sana. - Proses pengolahan tanah yang ditekan dengan mesin membuatnya menjadi lebih pampat. - Sampah-sampah itu menyebabkan selokan pampat, sehingga air tidak dapat mengalir.

Relevansi Kata "Pampat" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "pampat" memang terdengar sederhana, tetapi maknanya sangat kompleks. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan kondisi yang padat, tidak berongga-rongga, atau terhenti. Dalam budaya Indonesia, kata ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan kondisi yang sulit, seperti air yang pampat atau tanah yang pampat. Dalam kesimpulan, kata "pampat" adalah kata yang kompleks dan memiliki makna yang beragam. Dalam konteks historis dan sosial, kata ini telah ada sejak zaman dahulu dan masih digunakan hingga saat ini. Dalam kehidupan sehari-hari, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi yang padat, tidak berongga-rongga, atau terhenti.