Arti Kata "panas-panas tahi ayam" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "panas-panas tahi ayam" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

panas-panas tahi ayam

pa.nas-pa.nas tahi ayam hangat-hangat tahi ayam

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "panas-panas tahi ayam"

📝 Contoh Penggunaan kata "panas-panas tahi ayam" dalam Kalimat

1.Mahasiswa baru sering mengalami panas-panas tahi ayam dalam memahami konsep-konsep dasar akademik.
2.Ketika berbicara politik, kritikus politik sering menggunakan istilah panas-panas tahi ayam untuk menggambarkan situasi yang sangat tidak stabil.
3.Pengajar mencoba menjelaskan konsep fisika yang kompleks kepada siswa dengan menggunakan analogi yang lebih sederhana, tidak panas-panas tahi ayam, sehingga siswa dapat memahaminya dengan lebih mudah.
4.Dalam konteks budaya, masyarakat lebih suka menghindari topik-topik sensitif yang dapat membuat diskusi menjadi panas-panas tahi ayam dan tidak produktif.
5.Orang tua sering memberitahu anak-anaknya untuk tidak berbicara panas-panas tahi ayam tentang resep rahasia keluarga agar tidak tersebar kepada orang lain.

📚 Artikel terkait kata "panas-panas tahi ayam"

Mengenal Kata 'panas-panas tahi ayam' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "panas-panas tahi ayam" - Inspirasi untuk Menghadapi Kesulitan

Kata "panas-panas tahi ayam" adalah sebuah ungkapan yang populer di Indonesia, yang biasanya digunakan untuk menggambarkan situasi yang sangat sulit atau tidak nyaman. Ungkapan ini memiliki makna yang sama dengan "hangat-hangat tahi ayam" dan biasanya digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat tidak enak atau tidak nyaman. Ungkapan "panas-panas tahi ayam" memiliki sejarah yang panjang dan telah digunakan dalam berbagai konteks. Dalam bahasa Indonesia, ungkapan ini pertama kali digunakan pada abad ke-19 sebagai sebuah cara untuk menggambarkan keadaan yang sangat sulit atau tidak nyaman. Pada waktu itu, ungkapan ini digunakan sebagai sebuah cara untuk menggambarkan keadaan yang sangat tidak enak atau tidak nyaman, seperti keadaan yang sangat panas atau keadaan yang sangat sulit.

Contoh Penggunaan Kata "panas-panas tahi ayam"

Berikut adalah beberapa contoh penggunaan kata "panas-panas tahi ayam" dalam kalimat yang alami: * Saya sangat tidak nyaman dalam situasi ini, seperti **panas-panas tahi ayam**. (Saya sangat tidak nyaman dalam situasi ini, seperti sangat panas.) * Setelah melakukan latihan keras, saya merasa seperti **panas-panas tahi ayam**. (Setelah melakukan latihan keras, saya merasa seperti sangat lelah.) * Saya tidak ingin berada di tempat ini, seperti **panas-panas tahi ayam**. (Saya tidak ingin berada di tempat ini, seperti sangat tidak nyaman.)

Relevansi Kata "panas-panas tahi ayam" dalam Kehidupan Sehari-Hari

Kata "panas-panas tahi ayam" memiliki relevansi yang sangat besar dalam kehidupan sehari-hari. Ungkapan ini dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat sulit atau tidak nyaman, seperti keadaan yang sangat panas atau keadaan yang sangat sulit. Dalam kehidupan sehari-hari, ungkapan ini dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat tidak enak atau tidak nyaman, seperti keadaan yang sangat lelah atau keadaan yang sangat tidak nyaman. Dalam budaya Indonesia modern, kata "panas-panas tahi ayam" juga memiliki relevansi yang sangat besar. Ungkapan ini dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat sulit atau tidak nyaman, seperti keadaan yang sangat panas atau keadaan yang sangat sulit. Dalam budaya Indonesia modern, ungkapan ini juga dapat digunakan untuk menggambarkan keadaan yang sangat tidak enak atau tidak nyaman, seperti keadaan yang sangat lelah atau keadaan yang sangat tidak nyaman.