Arti Kata "panca-" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "panca-" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

panca-

pan·ca- bentuk terikat 1 lima (terutama dl kata majemuk spt pancaindra, Pancasila); 2 tangan (kelima jari)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "panca-"

📝 Contoh Penggunaan kata "panca-" dalam Kalimat

1.Pancasila adalah dasar filosofi negara Indonesia yang mencakup lima prinsip.
2.Pada upacara peringatan hari kemerdekaan, perwakilan bangsa menunjukkan pancaindra kepada para tamu.
3.Ilmu pengetahuan alam melibatkan pancaindra sebagai alat untuk memahami alam semesta.
4.Pendidikan karakter melibatkan pancaindra dalam kegiatan olahraga dan seni untuk mengembangkan kemampuan anak.
5.Dalam ajaran Hindu, pancasila dianggap sebagai prinsip utama untuk mencapai kebahagiaan hidup.

📚 Artikel terkait kata "panca-"

Mengenal Kata 'panca-' - Inspirasi dan Motivasi

Panca-: Arti dan Makna di Hidup Sehari-Hari

Kata panca- sering kita temukan dalam berbagai konteks, mulai dari nama filosofi bangsa hingga istilah teknis. Namun, apa sebenarnya makna di balik kata ini? Sumber kata panca- adalah bahasa Sanskerta, yang berarti "lima" atau "tangan". Dalam konteks historis, kata ini digunakan untuk menggambarkan konsep-konsep yang terkait dengan lima aspek kehidupan, seperti pancaindra (lima indera) atau Pancasila (lima sila). Dalam penggunaannya sehari-hari, kata panca- sering digunakan sebagai awalan dalam bentuk kata majemuk. Contohnya, kita memiliki pancaindra, yaitu lima indera yang digunakan untuk merasakan dunia di sekitar kita. Selain itu, juga ada pancakarya, yaitu lima tugas utama yang harus diselesaikan oleh seseorang dalam suatu pekerjaan. Contoh lainnya, kita memiliki Pancasila, adalah filosofi bangsa Indonesia yang terdiri dari lima sila, yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab, kemanusiaan yang adil, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kata panca- juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam budaya Indonesia modern, konsep pancakarya masih relevan dengan tantangan-tantangan yang dihadapi oleh kita semua. Dengan memahami lima tugas utama yang harus diselesaikan, kita dapat meningkatkan produktivitas dan efektifitas dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, juga ada pancasila yang terus diingat dan dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.