Arti Kata "paralisis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paralisis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paralisis

pa·ra·li·sis n Dok hilangnya kemampuan untuk bergerak krn cedera atau penyakit pd bagian saraf; kelumpuhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paralisis"

📝 Contoh Penggunaan kata "paralisis" dalam Kalimat

1.Karena cedera serius, dia mengalami paralisis yang membuatnya tidak bisa bergerak.
2.Pengobatan penyakit Parkinson bisa mengurangi gejala paralisis pada pasien.
3.Pada novel tersebut, tokoh utama mengalami kejadian tragis yang menyebabkan paralisis total.
4.Dalam penelitian medis, peneliti menemukan cara mengembangkan obat untuk mengatasi paralisis akibat stroke.
5.Kondisi paralisis pada lansia bisa menjadi masalah besar bagi keluarga yang harus merawat mereka.

📚 Artikel terkait kata "paralisis"

Mengenal Kata 'paralisis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Paralisis" - Inspirasi dan Motivasi

Kata paralisis seringkali digunakan dalam konteks medis untuk menggambarkan hilangnya kemampuan untuk bergerak akibat cedera atau penyakit pada bagian saraf. Namun, makna umum dari kata ini lebih luas, mencakup juga kondisi emosional dan mental yang membuat seseorang merasa tidak dapat bergerak atau bereaksi terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya. Sejarah kata paralisis sendiri memiliki latar belakang yang kompleks. Dalam bahasa Yunani, kata "paralisis" berasal dari kata "paraleyesthai," yang berarti "melepaskan" atau "meninggalkan." Kata ini kemudian berkembang menjadi istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan kondisi fisik dan mental yang sama. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat contoh penggunaan kata paralisis dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Setelah terjatuh, dia mengalami paralisis dan tidak dapat bergerak sama sekali." Atau, "Kondisi ekonomi negatif telah menyebabkan paralisis pada sektor industri." Dalam budaya Indonesia modern, kata paralisis juga memiliki relevansi yang signifikan. Misalnya, dalam konteks politik, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi kebijakan yang tidak dapat bergerak atau bereaksi terhadap perubahan yang terjadi di sekitarnya. Dalam konteks sosial, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi masyarakat yang tidak dapat bergerak atau bereaksi terhadap isu-isu sosial yang terjadi di sekitarnya. Dengan demikian, dapat dilihat bahwa kata paralisis memiliki makna yang lebih luas dan kompleks daripada yang kita bayangkan awalnya. Dalam konteks medis, emosional, dan mental, kata ini digunakan untuk menggambarkan kondisi yang sama, yaitu kehilangan kemampuan untuk bergerak atau bereaksi terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.