Arti Kata "paraplasme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "paraplasme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

paraplasme

pa·ra·plas·me n Ling kata baru yg diciptakan untuk menggantikan kata yg sudah lama dikenal, msl kata suku cadang untuk onderdil

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "paraplasme"

📝 Contoh Penggunaan kata "paraplasme" dalam Kalimat

1.Dalam teknologi informasi, penggunaan paraplasme dapat memperbaiki efisiensi komunikasi online.
2.Para ahli linguistik mengklasifikasikan paraplasme sebagai fenomena bahasa yang menarik untuk dipelajari.
3.Kata paraplasme sering digunakan dalam ilmu lingustik untuk menggambarkan perubahan bahasa yang cepat.
4.Dalam konteks ekonomi, perusahaan yang menggunakan paraplasme dalam merek produknya dapat meningkatkan penjualan.
5.Para siswa harus memahami konsep paraplasme dalam bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berbahasa mereka.

📚 Artikel terkait kata "paraplasme"

Mengenal Kata 'paraplasme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Paraplasme" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "paraplasme" merupakan istilah yang relatif baru dalam bahasa Indonesia, yang diciptakan untuk menggantikan kata-kata lama yang sudah tidak relevan lagi. Dalam konteks ini, paraplasme merujuk pada kata baru yang diciptakan untuk menggantikan kata yang sudah lama dikenal, seperti kata "suku cadang" untuk "onderdil". Dalam sejarah bahasa Indonesia, kata-kata baru sering kali diciptakan untuk menggambarkan konsep-konsep yang berkembang dengan cepat. Paraplasme adalah contoh dari proses ini, yang menunjukkan bagaimana bahasa kita dapat berubah dan berkembang untuk menjawab kebutuhan komunikasi yang berbeda. Dengan demikian, paraplasme tidak hanya merupakan kata baru, tetapi juga refleksi dari perubahan sosial dan budaya yang terjadi dalam masyarakat. Berikut beberapa contoh penggunaan paraplasme dalam kalimat yang alami: * "Pemilik mobil harus mengganti onderdil yang rusak dengan onderdil yang baru, tetapi dengan kata paraplasme, sekarang kita menggunakan kata 'suku cadang' untuk menggambarkan hal ini." * "Dalam proses perancangan produk, desainer harus mempertimbangkan aspek paraplasme untuk memastikan bahwa kata-kata yang digunakan sesuai dengan kebutuhan target pasar." * "Dalam dunia bisnis, paraplasme dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran merek dan memperbarui image perusahaan." Dalam kehidupan sehari-hari, paraplasme memiliki relevansi yang cukup signifikan. Dalam budaya Indonesia modern, kita sering kali menggunakan kata-kata baru untuk menggambarkan konsep-konsep yang berkembang dengan cepat. Dengan demikian, paraplasme bukan hanya merupakan kata baru, tetapi juga refleksi dari perubahan sosial dan budaya yang terjadi dalam masyarakat.