Arti Kata "pedadah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pedadah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pedadah

pe·da·dah n peti tempat menyimpan ramuan obat-obatan; cerakin

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pedadah"

📝 Contoh Penggunaan kata "pedadah" dalam Kalimat

1.Di rumah sakit, petugas farmasi memindahkan obat-obatan ke dalam pedadah yang bersih.
2.Dalam praktik herbal, pedadah digunakan untuk menyimpan ramuan obat-obatan alami yang beragam.
3.Di apotek, pedadah digunakan untuk menyimpan obat-obatan yang sensitif terhadap cahaya.
4.pedadah kuno yang dibuat dari kayu jati masih terawat dengan baik di museum etnologi.
5.Guru farmasi mengajarkan kepada siswa cara membuat pedadah yang aman dan efektif.

📚 Artikel terkait kata "pedadah"

Mengenal Kata 'pedadah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pedadah" - Peti Tempat Menyimpan Ramuan Obat-Obatan

Kata "pedadah" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pedadah adalah kata yang memiliki dua arti, yaitu peti tempat menyimpan ramuan obat-obatan dan cerakin. Arti pertama terkait dengan peti atau wadah yang digunakan untuk menyimpan bahan-bahan obat, sedangkan arti kedua terkait dengan cerakin yang digunakan untuk menyimpan atau mengawetkan bahan-bahan. Dalam sejarah, pedadah telah digunakan oleh para penjaga obat-obatan tradisional di Indonesia. Mereka menggunakan peti pedadah untuk menyimpan bahan-bahan obat yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Dengan menggunakan pedadah, mereka dapat menjaga keamanan dan kesegaran obat-obatan tersebut. Berikut beberapa contoh penggunaan kata pedadah dalam kalimat yang alami: "Ibu menjaga pedadah di dapur untuk menyimpan obat-obatan tradisional," atau "Tante membeli pedadah baru untuk menyimpan ramuan obat-obatan." Dalam kedua contoh tersebut, kata pedadah digunakan untuk menggambarkan peti atau wadah yang digunakan untuk menyimpan bahan-bahan obat. Dalam kehidupan sehari-hari, pedadah masih digunakan oleh banyak orang di Indonesia. Mereka menggunakan pedadah untuk menyimpan obat-obatan tradisional atau bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk mengobati penyakit. Selain itu, pedadah juga digunakan sebagai simbol kearifan lokal dan kebudayaan Indonesia. Dengan menggunakan pedadah, kita dapat menghargai warisan budaya Indonesia dan menjaga keaslian obat-obatan tradisional.