Arti Kata "pedusi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pedusi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pedusi

pe·du·si Mk n perempuan; istri;
dilangkahi -- , ki dikuasai perempuan (istri)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pedusi"

📝 Contoh Penggunaan kata "pedusi" dalam Kalimat

1.Pernikahan tersebut telah berlangsung selama 10 tahun, dan istri saya telah menguasai kehidupan bersama kami.
2.Dalam masyarakat adat, perempuan memiliki peran penting sebagai pedusi yang mengatur kehidupan keluarga.
3.Pada abad ke-19, kondisi sosial yang memungkinkan perempuan menjadi pedusi yang berkuasa di rumah tangga.
4.Di beberapa negara, perempuan tidak memiliki hak untuk menjadi pedusi, sehingga mereka harus mengikuti keputusan suami.
5.Dalam novel "pedusi", penulis menggambarkan kehidupan seorang perempuan yang menjadi pedusi di rumah tangga yang kaya.

📚 Artikel terkait kata "pedusi"

Mengenal Kata 'pedusi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pedusi" dalam Bahasa Indonesia

Dalam bahasa Indonesia, kata "pedusi" memiliki makna yang kaya dan kompleks. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata "pedusi" berarti perempuan, istri, yang dilangkahi atau dikendalikan oleh seseorang. Kata ini juga dapat diartikan sebagai istri yang tidak memiliki kekuasaan di dalam keluarga.

Kata "pedusi" memiliki konteks historis yang menarik. Dalam masa lalu, kata ini sering digunakan untuk menggambarkan hubungan antara suami dan istri. Namun, dalam perkembangan waktu, makna kata ini telah berkembang menjadi lebih luas. Sekarang, kata "pedusi" dapat digunakan untuk menggambarkan perempuan yang tidak memiliki kekuasaan atau otonomi di dalam keluarga atau masyarakat.

Contoh Penggunaan Kata "pedusi" dalam Kalimat

Contoh penggunaan kata "pedusi" dalam kalimat yang alami adalah: "Istriku adalah pedusi yang sangat sabar dan tulus, meskipun dia tidak memiliki kekuasaan di dalam keluarga." Dalam kalimat ini, kata "pedusi" digunakan untuk menggambarkan sifat istri yang sabar dan tulus, tetapi juga tidak memiliki kekuasaan di dalam keluarga.

Contoh lain adalah: "Pedusi di daerah saya sangat miskin dan tidak memiliki akses ke pendidikan." Dalam kalimat ini, kata "pedusi" digunakan untuk menggambarkan perempuan yang miskin dan tidak memiliki akses ke pendidikan.

Relevansi Kata "pedusi" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "pedusi" masih relevan dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia modern. Perempuan masih sering dihadapkan pada masalah kekuasaan dan otonomi di dalam keluarga atau masyarakat. Oleh karena itu, kata "pedusi" masih digunakan untuk menggambarkan perempuan yang tidak memiliki kekuasaan atau otonomi.

Namun, perlu diingat bahwa makna kata "pedusi" telah berkembang menjadi lebih luas. Sekarang, kata ini dapat digunakan untuk menggambarkan perempuan yang tidak memiliki kekuasaan atau otonomi di dalam berbagai konteks, tidak hanya di dalam keluarga atau masyarakat.