Arti Kata "pegoh" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pegoh" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pegoh

pe·goh /pégoh/ n lokan yg menghasilkan mutiara: di daerah Banda orang menyelam untuk mengambil --

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pegoh"

📝 Contoh Penggunaan kata "pegoh" dalam Kalimat

1.Pada zaman dulu, orang-orang di daerah Banda menggunakan lokan pegoh untuk mencari mutiara.
2.Dalam kegiatan ekonomi, para nelayan menggunakan lokan pegoh sebagai sumber pendapatan.
3.Saya sangat penasaran bagaimana proses pembuatan lokan pegoh yang menghasilkan mutiara.
4.Sebagai ilmuwan, saya melakukan penelitian tentang lokan pegoh untuk meningkatkan produksi mutiara.
5.Di tengah laut, terdapat sebuah lokan pegoh yang menjadi tempat favorit bagi para penyelam.

📚 Artikel terkait kata "pegoh"

Mengenal Kata 'pegoh' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pegoh" - Lokan Mutiara di Banda

Kata "pegoh" seringkali tidak diketahui oleh banyak orang, terutama di luar daerah Banda. Namun, untuk penduduk asli Banda, kata ini memiliki makna yang sangat spesifik dan merupakan bagian penting dari kehidupan mereka. Dalam bahasa Indonesia, pegoh diartikan sebagai lokan yang menghasilkan mutiara. Lokasi ini terletak di perairan Banda, sebuah kepulauan yang terletak di bagian timur laut Indonesia. Dalam sejarah, pegoh telah menjadi sumber kekayaan bagi penduduk Banda. Mereka telah mengembangkan teknologi untuk mengambil mutiara dari lokan ini, sehingga dapat dijual di pasaran. Dengan demikian, pegoh tidak hanya menjadi sumber kekayaan, tetapi juga merupakan bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Banda. Pegoh juga digunakan dalam beberapa kalimat yang alami. Misalnya, "Pengelolaan pegoh harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak ekosistem perairan." Atau, "Pernah beberapa kali saya menyelam di pegoh untuk mengambil mutiara, dan saya sangat mengagumi keindahan alam di sana." Dalam beberapa kalimat, kata pegoh digunakan untuk menggambarkan lokasi yang indah dan menantang. Dalam kehidupan sehari-hari, pegoh juga memiliki relevansi yang signifikan. Masyarakat Banda masih tergantung pada pegoh sebagai sumber pendapatan. Selain itu, pegoh juga memiliki nilai-nilai budaya yang unik, seperti kesabaran dan ketekunan dalam mengambil mutiara. Dengan demikian, pegoh tidak hanya merupakan lokan mutiara, tetapi juga merupakan bagian penting dari kehidupan budaya Indonesia modern.