Arti Kata "pelopak" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pelopak" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pelopak

pe·lo·pak ? kelopak

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pelopak"

📝 Contoh Penggunaan kata "pelopak" dalam Kalimat

1.Bunga mawar memiliki kelopak yang halus dan harum.
2.Mahasiswa harus mengetahui struktur bunga untuk memahami anatominya secara lengkap.
3.Dalam kesusastraan, kelopak bunga digunakan sebagai metafor untuk mencerminkan perasaan hati.
4.Istri memberikan bunga kepadanya, dengan kelopak yang masih utuh dan indah.
5.Pada hari pernikahan, seorang wanita muda memakai tiara yang dibuat dari kelopak bunga yang sangat cantik.

📚 Artikel terkait kata "pelopak"

Mengenal Kata 'pelopak' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pelopak" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Kata "pelopak" dalam bahasa Indonesia memiliki makna umum sebagai kelopak atau pelembab pada tumbuhan, seperti bunga atau buah. Istilah ini telah digunakan dalam bahasa Indonesia sejak zaman kolonial Belanda dan telah menjadi bagian dari bahasa sehari-hari masyarakat Indonesia. Dalam konteks ini, pelopak memiliki fungsi penting dalam proses reproduksi dan pertumbuhan tumbuhan.

Contoh Penggunaan dalam Kalimat

Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pelopak" sering digunakan dalam kalimat yang alami. Misalnya, "Bunga mawar memiliki kelopak yang indah dan menarik perhatian." Atau, "Buah jeruk memiliki kulit yang tebal dan dihiasi dengan pelopak kecil yang memberikan rasa manis." Dalam kedua contoh tersebut, kata "pelopak" digunakan untuk menggambarkan struktur alami pada tumbuhan.

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "pelopak" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks budaya Indonesia modern. Misalnya, dalam tradisi pernikahan Jawa, kelopak bunga sering digunakan sebagai simbol keindahan dan kebersamaan. Dalam konteks ini, pelopak menjadi simbol yang penting dalam upacara pernikahan dan menjadi bagian dari budaya Indonesia yang kaya dan beragam. Dengan demikian, kata "pelopak" tidak hanya memiliki makna umum sebagai kelopak atau pelembab, tetapi juga memiliki relevansi dalam konteks budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.