Arti Kata "pengamukan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pengamukan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pengamukan

peng.a.muk.an Nomina (kata benda) proses, cara, perbuatan mengamuk: dalam pengamukan itu dua orang meninggal dan lima orang luka parah

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pengamukan"

📝 Contoh Penggunaan kata "pengamukan" dalam Kalimat

1.pengamukan massal berlangsung selama beberapa hari di kota besar tersebut.
2.Di novel itu, pengamukan warga terjadi karena kekecewaan atas kebijakan pemerintah.
3.pengamukan kekerasan di daerah perbatasan menimbulkan kekhawatiran internasional.
4.pengamukan itu terjadi saat warga menolak proyek pembangunan yang akan menghancurkan lingkungan.
5.pengamukan massa terjadi setelah pemerintah menetapkan kebijakan yang dianggap tidak adil.

📚 Artikel terkait kata "pengamukan"

Mengenal Kata 'pengamukan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pengamukan" - Inspirasi dan Motivasi

Pengamukan adalah kata yang sudah lama dikenal dalam bahasa Indonesia, tetapi masih seringkali diabaikan dalam percakapan sehari-hari. Kata ini memiliki makna yang kuat dan dapat membantu kita memahami situasi-situasi yang kompleks. Dalam konteks historis, pengamukan seringkali terkait dengan konflik dan kekerasan, seperti perlawanan melawan penjajahan atau pemberontakan sosial. Namun, dalam definisi resmi, pengamukan lebih luas, mencakup segala tindakan yang berujung pada kekacauan dan kekerasan. Pengamukan dapat terjadi dalam berbagai situasi, seperti demonstrasi yang berubah menjadi kerusuhan, pertengkaran yang meluas menjadi pertumpahan darah, atau bahkan konflik keluarga yang berubah menjadi kekerasan. Dalam beberapa kasus, pengamukan dapat menyebabkan korban jiwa dan luka parah. Berikut beberapa contoh penggunaan kata pengamukan dalam kalimat yang alami: - Dalam pengamukan itu, empat orang meninggal dan tujuh orang luka parah. - Kekerasan di kota besar akhirnya meletus menjadi pengamukan yang meluas. - Perusakan properti dan pengamukan di daerah pedalaman menyebabkan banyak korban.

Pengamukan dalam Kehidupan Sehari-Hari

Dalam kehidupan sehari-hari, pengamukan dapat terjadi dalam berbagai bentuk. Dalam budaya Indonesia modern, kita seringkali melihat pengamukan dalam bentuk konflik antara kelompok etnis, agama, atau ideologi yang berbeda. Namun, pengamukan juga dapat terjadi dalam bentuk yang lebih kecil, seperti perkelahian antara individu atau kelompok kecil. Dalam beberapa kasus, pengamukan bahkan dapat terjadi dalam bentuk psikologis, seperti kecemasan dan ketakutan yang meluas. Dalam menghadapi pengamukan, kita perlu memiliki kesadaran yang lebih baik dan kemampuan untuk menyelesaikan konflik dengan cara yang damai. Dengan demikian, kita dapat menghindari pengamukan dan menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan aman.