Arti Kata "perepat" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perepat" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perepat

1pe·re·pat n pohon yg biasa tumbuh di pantai, kayunya keras, untuk gading-gading perahu dsb; Sonneratia alba

2pe·re·pat ark n teman; kawan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perepat"

📝 Contoh Penggunaan kata "perepat" dalam Kalimat

1.Penghijauan pantai dilakukan dengan menanam pohon perepat untuk menghambat gelombang laut.
2.Pemerintah menanam ratusan pohon perepat di sepanjang pantai untuk melindungi desa dari bencana alam.
3.perepat yang tumbuh di pantai memiliki kayu yang sangat keras dan tahan lama.
4.Di pantai, pohon perepat menjadi tempat berlindung bagi burung-burung yang terjatuh ke laut.
5.Pengrajin perahu menggunakan kayu pohon perepat untuk membuat gading-gading perahu yang kuat.

📚 Artikel terkait kata "perepat"

Mengenal Kata 'perepat' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "perepat" - Pohon Strategis di Pantai Indonesia

Kata "perepat" memiliki makna yang sangat spesifik dalam bahasa Indonesia, yaitu pohon yang biasa tumbuh di pantai dengan kayunya yang keras dan digunakan untuk membuat gading-gading perahu. Pohon ini memiliki nama ilmiah Sonneratia alba dan telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia, terutama di daerah pesisir. Namun, sebelumnya, pohon perepat hanya dikenal sebagai pohon yang tumbuh di pantai dan digunakan sebagai bahan baku untuk membuat perahu. Meskipun demikian, pohon ini telah menjadi simbol kehidupan pesisir Indonesia dan telah memberikan kontribusi besar dalam kehidupan masyarakat. Contoh penggunaan kata "perepat" dalam kalimat yang alami adalah: "Pada hari itu, saya berjalan di pantai dan melihat banyak pohon perepat yang tumbuh di sepanjang garis pantai." Atau, "Kayu dari pohon perepat digunakan untuk membuat gading-gading perahu yang kuat dan tahan lama." Pohon perepat tidak hanya memiliki kegunaan fungsional, tetapi juga memiliki nilai estetika yang tinggi. Banyak orang yang tertarik dengan keindahan pohon ini dan sering mengunjungi pantai untuk melihat langsung keindahan alam yang menakjubkan. Pohon perepat juga memiliki nilai spiritual yang tinggi, karena sering digunakan sebagai tempat bermeditasi dan berdoa. Dalam kehidupan sehari-hari, pohon perepat masih sangat relevan dan digunakan dalam berbagai bidang, seperti perikanan, pariwisata, dan lingkungan hidup. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kelestarian pohon perepat dan lingkungannya, agar dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.