Arti Kata "peringis" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "peringis" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

peringis

pe·ri·ngis, me·me·ri·ngis v 1 menyeringai: orang itu berolok-olok sambil ~; 2 bermasam muka krn kecewa dsb;
pe·ri·ngis·an a dl keadaan cengar-cengir sambil menyeringai (krn malu, sakit, dsb)

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "peringis"

📝 Contoh Penggunaan kata "peringis" dalam Kalimat

1.Kakak kakak itu berolok-olok sambil meringis, membuat saya malu sekali.
2.Dia meringis saat mendengar kabar buruk itu, jadi saya tahu dia sedang sangat kecewa.
3.Di film itu, karakter utama meringis setelah mengetahui kebenaran yang pahit.
4.Siswa itu meringis karena tidak bisa menjawab pertanyaan gurunya dengan benar.
5.Setelah kecelakaan itu, dia meringis dan tidak ingin keluar dari rumah lagi.

📚 Artikel terkait kata "peringis"

Mengenal Kata 'peringis' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "peringis" - Ekspresi Wajah dalam Bahasa Indonesia

Kata "peringis" sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang merasa malu, kecewa, atau sakit. Dalam arti resmi, peringis dapat diartikan sebagai menyeringai atau bermasam muka. Ekspresi ini sering terlihat pada orang yang merasa tidak nyaman atau tidak puas dengan situasi tertentu.

Contoh Penggunaan Kata "peringis" dalam Kalimat

Kata "peringis" sering digunakan dalam kalimat untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang. Contoh: "Ia peringis saat mendengar berita buruk tentang pekerjaannya." Atau, "Dia peringis karena salah menjawab pertanyaan guru." Dalam kedua contoh tersebut, kata "peringis" digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang merasa tidak nyaman atau tidak puas.

Relevansi Kata "peringis" dalam Kehidupan Sehari-hari

Kata "peringis" memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari karena sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang. Dalam budaya Indonesia modern, kata "peringis" sering digunakan untuk menggambarkan kekecewaan atau kekecewaan seseorang. Misalnya, seseorang mungkin peringis karena tidak berhasil mendapatkan pekerjaan yang diinginkan atau karena salah menjawab pertanyaan guru. Dalam kedua contoh tersebut, kata "peringis" digunakan untuk menggambarkan ekspresi wajah seseorang yang merasa tidak nyaman atau tidak puas.