Arti Kata "perlop" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "perlop" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

perlop

per·lop n cak cuti (izin tidak bekerja dl beberapa hari untuk beristirahat atau krn sakit dsb): setiap tahun pegawai negeri berhak mendapat -- dua minggu

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "perlop"

📝 Contoh Penggunaan kata "perlop" dalam Kalimat

1.Sebelumnya, dia telah meminta perlop selama seminggu untuk merawat ibunya.
2.Pegawai negeri berhak mendapatkan perlop dua minggu setiap tahunnya.
3.Ibu dia meminta anaknya untuk meminta perlop, karena merasa lelah dan butuh istirahat.
4.Pada bulan Juni, dia akan mengajukan permohonan perlop untuk liburan.
5.Setelah bekerja keras selama beberapa tahun, dia akhirnya mendapatkan perlop panjang untuk merawat kesehatannya.

📚 Artikel terkait kata "perlop"

Mengenal Kata 'perlop' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Perlop" - Hak Cuti Pegawai Negeri

Kata "perlop" memiliki makna yang cukup luas dalam bahasa Indonesia. Secara umum, kata ini digunakan untuk menggambarkan istirahat atau cuti yang diberikan kepada seseorang, biasanya karena alasan kesehatan atau kelelahan. Dalam konteks sosial dan historis, kata perlop memiliki makna yang lebih spesifik, yaitu hak cuti yang diberikan kepada pegawai negeri. Pegawai negeri di Indonesia memiliki hak untuk mendapatkan cuti, yang disebut dengan **perlop**, setiap tahunnya. Dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, diatur bahwa pegawai negeri berhak mendapatkan cuti **perlop** selama dua minggu dalam setahun. Cuti ini dapat digunakan untuk beristirahat, melanjutkan pendidikan, atau mengurus keluarga. Berikut beberapa contoh penggunaan kata perlop dalam kalimat yang alami: * Bapak mengajukan permohonan untuk mendapatkan **perlop** karena sakit. * Ibu telah menikmati **perlop** selama dua minggu dan kini siap kembali bekerja. * Kami akan memberikan **perlop** kepada pegawai yang baru saja melahirkan. Kata perlop memiliki relevansi yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi pegawai negeri. Dengan adanya hak cuti **perlop**, pegawai negeri dapat memiliki waktu untuk beristirahat dan melanjutkan pendidikan, sehingga meningkatkan kinerja dan produktivitas. Selain itu, kata perlop juga menjadi salah satu contoh dari budaya kerja yang menghargai keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan. Dengan demikian, kata perlop menjadi bagian penting dari bahasa Indonesia yang digunakan dalam konteks sosial dan profesional.