Arti Kata "petaruan" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "petaruan" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

petaruan

pe·ta·ru·an n bangunan darurat; bangunan sementara

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "petaruan"

📝 Contoh Penggunaan kata "petaruan" dalam Kalimat

1.Pemerintah membangun petaruan sebagai fasilitas darurat untuk korban bencana alam.
2.Kami membutuhkan petaruan sebagai tempat sementara untuk menampung kebutuhan medis korban.
3.Dalam film tersebut, petaruan digunakan sebagai tempat perlindungan dari serangan musuh.
4.petaruan dibangun oleh tim relawat untuk menampung korban kecelakaan lalu lintas.
5.Arsitek mewujudkan konsep petaruan dengan menggunakan bahan baku sederhana dan efisien.

📚 Artikel terkait kata "petaruan"

Mengenal Kata 'petaruan' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Petaruan" - Inspirasi dan Motivasi

Kata "petaruan" seringkali tidak terdengar sehari-hari, tetapi memiliki makna yang sangat berarti dalam konteks arsitektur dan konstruksi. Dalam bahasa Indonesia, kata petaruan berarti bangunan darurat atau bangunan sementara yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan sementara. Asal-usul kata ini dapat ditelusuri kembali ke zaman kolonial, ketika bangunan sementara dibangun untuk menampung masyarakat yang terdampak oleh bencana atau kebencanaan. Dalam sejarah, petaruan seringkali dibangun sebagai sarana untuk menampung korban bencana alam atau konflik. Bangunan ini harus dapat menampung banyak orang dan memberikan perlindungan yang cukup untuk mengurangi dampak bencana. Dalam beberapa kasus, petaruan juga dapat dibangun sebagai sarana untuk menampung penduduk yang terdampak oleh perubahan sosial atau ekonomi. Contoh penggunaan kata petaruan dapat dilihat dalam kalimat-kalimat berikut: - Bangunan petaruan dibangun di daerah yang terdampak oleh bencana banjir. - Petaruan dibangun sebagai sarana untuk menampung korban kebakaran. - Pemerintah membangun petaruan sebagai tempat tinggal sementara untuk korban konflik. Relevansi kata petaruan dalam kehidupan sehari-hari dapat dilihat dalam kebutuhan masyarakat untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Dalam beberapa kasus, petaruan dapat menjadi sarana untuk mengurangi dampak bencana dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks budaya Indonesia, petaruan juga dapat menjadi simbol kekuatan dan kemampuan masyarakat untuk menghadapi tantangan dan bencana. Dengan demikian, kata petaruan memiliki makna yang sangat berarti dalam konteks arsitektur dan konstruksi, serta memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.