Arti Kata "peterana" Menurut KBBI
Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "peterana" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
peterana
pe·te·ra·na kl n bangku (tempat duduk) untuk orang-orang terhormat (msl presiden, raja) atau tempat duduk mempelai
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "peterana"
📝 Contoh Penggunaan kata "peterana" dalam Kalimat
📚 Artikel terkait kata "peterana"
Mengenal Kata 'peterana' - Inspirasi dan Motivasi
Mengenal Kata "Peterana" - Inspirasi dan Motivasi dalam Bahasa Indonesia
Kata "peterana" seringkali digunakan untuk menyebutkan tempat duduk yang spesial, khususnya bagi orang-orang terhormat seperti presiden atau raja. Namun, dalam konteks bahasa Indonesia, "peterana" memiliki arti yang lebih luas dan mengandung makna historis sosial. Pada masa lalu, "peterana" merujuk pada bangku atau tempat duduk yang dihormati, biasanya disediakan untuk tamu-tamu terhormat.
Contoh penggunaan kata "peterana" dalam kalimat alami adalah: "Presiden mengunjungi peterana di istana untuk menerima tamu negara." Atau, "Pasangan memilih peterana yang cantik untuk foto bersama sebelum pernikahan." Dalam kedua contoh tersebut, kata "peterana" digunakan untuk menyebutkan tempat duduk yang spesial bagi orang-orang terhormat.
Dalam kehidupan sehari-hari, kata "peterana" masih digunakan dalam beberapa konteks, seperti dalam upacara pernikahan atau acara-acara resmi. Namun, dalam budaya Indonesia modern, kata "peterana" lebih sering digunakan dalam konteks figuratif, seperti menyebutkan tempat duduk yang spesial atau dihormati. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan konteks historis sosial dari kata "peterana" agar dapat menggunakan kata ini dengan tepat dan efektif.