Arti Kata "pijinasi" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pijinasi" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pijinasi

pi·ji·na·si n Ling proses terjadinya sebuah pijin, dapat berupa campuran struktur dan leksikon berbagai bahasa dan dapat pula berupa penyederhanaan struktur dan leksikon suatu bahasa untuk kontak sosial yg singkat

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pijinasi"

📝 Contoh Penggunaan kata "pijinasi" dalam Kalimat

1.pijinasi bahasa Indonesia dalam kontak sosial dengan penduduk luar negeri sering kali menimbulkan kesalahpahaman.
2.Dalam beberapa abad terakhir, bahasa Indonesia mengalami proses pijinasi yang signifikan akibat kontak dengan bahasa lain.
3.Pengaruh pijinasi bahasa Indonesia dapat dilihat dalam percakapan sehari-hari masyarakat Indonesia.
4.Dalam kajian linguistik, pijinasi bahasa Indonesia dikategorikan sebagai fenomena yang menarik untuk diteliti.
5.Penggunaan bahasa yang tidak baku karena pijinasi dapat mempengaruhi kemampuan berbahasa seseorang.

📚 Artikel terkait kata "pijinasi"

Mengenal Kata 'pijinasi' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pijinasi" - Bahasa yang Menjadi Inspirasi dan Motivasi

Pijinasi adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Indonesia, yang digunakan untuk menggambarkan proses terjadinya sebuah bahasa pijin. Kata ini pertama kali digunakan pada awal abad ke-20, ketika Indonesia masih dalam proses mempersiapkan diri untuk menjadi negara merdeka. Pijinasi adalah proses terjadinya sebuah bahasa pijin, yang dapat berupa campuran struktur dan leksikon berbagai bahasa dan dapat pula berupa penyederhanaan struktur dan leksikon suatu bahasa untuk kontak sosial yang singkat. Dalam konteks ini, bahasa pijin seringkali digunakan sebagai bahasa komunikasi yang lebih santai dan tidak formal, terutama dalam komunitas masyarakat yang berbeda-beda. Dalam kehidupan sehari-hari, kita dapat melihat contoh-contoh pijinasi dalam berbagai aspek. Misalnya, ketika kita berbicara dengan teman atau sahabat, kita seringkali menggunakan bahasa yang lebih santai dan tidak formal, seperti "Halo, apa kabar?" atau "Ayo, mari kita makan siang!". Contoh lainnya adalah ketika kita berbicara dengan anak-anak, kita seringkali menggunakan bahasa yang lebih sederhana dan lebih mudah dipahami, seperti "Ayo, mari kita bermain!" atau "Jangan lupa makan siang, ya!" Dalam budaya Indonesia modern, pijinasi juga memiliki peran yang sangat penting. Bahasa pijin seringkali digunakan sebagai cara untuk menghubungkan antara generasi tua dan generasi muda, serta sebagai cara untuk melestarikan tradisi dan budaya Indonesia. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa pijinasi tidak hanya sebagai proses terjadinya bahasa pijin, tetapi juga sebagai cara untuk menghubungkan dan melestarikan budaya Indonesia.