Arti Kata "pilah" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pilah" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pilah

pi·lah v, me·mi·lah v memisah; membagi;
ter·pi·lah v terbagi: perannya sendiri ~ menjadi dua sosok pemeran;
ter·pi·lah-pi·lah v terpisah-pisah: ikatan keluarga telah ~ krn keadaan tempat tinggal yg berjauhan

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pilah"

📝 Contoh Penggunaan kata "pilah" dalam Kalimat

1.Pengusaha harus memilah antara keuntungan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
2.Pekerjaan memilah-memilih barang-barang bekas yang dapat dijual di pasar.
3.Dalam film tersebut, pemeran utama harus terpisah-pisah menjadi dua sosok yang berbeda.
4.Pengajar harus memilah antara materi yang harus diselesaikan dan materi yang dapat ditunda.
5.Pemimpin harus memilah antara kepentingan pribadi dan kepentingan masyarakat.

📚 Artikel terkait kata "pilah"

Mengenal Kata 'pilah' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "pilah" - Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis

Kata "pilah" memiliki makna yang luas dalam bahasa Indonesia, mencakup aspek memisah, membagi, dan terpisah. Dalam konteks historis, kata ini terkait dengan proses membagi atau memisahkan barang, kegiatan, atau konsep menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Dalam masyarakat tradisional Indonesia, kata "pilah" sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari, seperti membagi makanan atau barang untuk dibagikan kepada keluarga atau tetangga. Dalam kehidupan sehari-hari, kata "pilah" memiliki peran yang penting dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Contoh penggunaan kata "pilah" dalam kalimat yang alami adalah: * "Saya harus memilah antara kebutuhan dan keinginan untuk membuat keputusan yang tepat." * "Dalam proses membagi warisan, saya harus memilah antara hak dan tanggung jawab." * "Kita harus memilah antara informasi yang akurat dan yang tidak akurat dalam membuat keputusan." Kata "pilah" juga memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern. Dalam era digital, kita sering dihadapkan pada keputusan yang memungkinkan kita memilah antara opsi yang berbeda. Dalam konteks ini, keterampilan berpikir kritis yang melibatkan proses memilah dan memilih menjadi sangat penting. Dengan memahami makna dan penggunaan kata "pilah", kita dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan membuat keputusan yang tepat dalam berbagai situasi. Dalam kehidupan sehari-hari, keterampilan ini dapat membantu kita dalam menghadapi kesulitan dan membuat keputusan yang lebih baik.