Arti Kata "pintil" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pintil" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pintil

pin·til n untingan benang: -- itu diikat pula sepuluh-sepuluh, seikat dinamai tukal

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pintil"

📝 Contoh Penggunaan kata "pintil" dalam Kalimat

1.Di toko permen, saya melihat seorang penjual yang sedang menimbang benang dengan menggunakan pintil.
2.Sebagai seorang siswa SD, saya diperintahkan untuk membuat sebuah proyek kerajinan tangan menggunakan benang dan pintil.
3.pintil adalah alat yang sangat berguna dalam pekerjaan menjahit dan membuat kerajinan tangan.
4.Dalam kehidupan sehari-hari, pintil sering digunakan oleh para ibu untuk membuat pakaian anak-anak mereka.
5.Saya ingat saat pertama kali melihat pintil di sekolah, saya merasa tertarik untuk belajar membuat kerajinan tangan dengan cara itu.

📚 Artikel terkait kata "pintil"

Mengenal Kata 'pintil' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pintil" dalam Bahasa Indonesia

Kata "pintil" merupakan kata yang tidak biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari, namun memiliki makna yang unik dalam bahasa Indonesia. Pintil memiliki makna sebagai untingan benang yang diikat menjadi sepuluh-sepuluh, sehingga membentuk seikat yang dinamakan tukal. Pada awalnya, kata pintil digunakan dalam konteks yang sangat spesifik, seperti dalam industri tekstil atau kerajinan tangan. Namun, dengan perkembangan zaman, kata pintil mulai digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam bahasa sehari-hari atau dalam tulisan-tulisan budaya. Meskipun demikian, kata pintil masih memiliki makna yang sangat spesifik dan tidak banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari. Penggunaan kata pintil dalam kalimat alami dapat dilihat dalam beberapa contoh berikut: "Dia membeli seikat pintil di pasar tradisional untuk membuat kerajinan tangan." "Dia membantu ibunya untuk mengikat pintil menjadi tukal untuk menjahit pakaian." "Dia mencari pintil di toko industri untuk membuat produk tekstil." Dalam kehidupan sehari-hari, kata pintil masih memiliki relevansi yang sangat penting, terutama dalam industri tekstil atau kerajinan tangan. Namun, dengan perkembangan zaman, kata pintil mulai digunakan dalam konteks yang lebih luas, seperti dalam bahasa sehari-hari atau dalam tulisan-tulisan budaya. Oleh karena itu, penting untuk memahami makna dan penggunaan kata pintil dengan benar agar dapat menggunakan kata ini dengan efektif dalam percakapan sehari-hari.