Arti Kata "plagiarisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "plagiarisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

plagiarisme

pla·gi·a·ris·me n penjiplakan yg melanggar hak cipta

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "plagiarisme"

πŸ“ Contoh Penggunaan kata "plagiarisme" dalam Kalimat

1.Dosen tersebut ditekan untuk mengakui kesalahan plagiasi dalam tugas akhir tesisnya.
2.Penggunaan konten online tanpa menyebutkan sumber dapat dianggap sebagai tindakan plagiasi.
3.Mahasiswa itu harus menghadapi konsekuensi berat karena melakukan plagiasi dalam skripsi.
4.Para penulis harus berhati-hati untuk menghindari plagiasi dalam karyanya agar dapat dipercaya.
5.Pengadilan menempatkan seorang penulis yang melakukan plagiasi atas karyanya sendiri.

πŸ“š Artikel terkait kata "plagiarisme"

Mengenal Kata 'plagiarisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Plagiarisme" - Hati-Hati Penjiplakan!

Plagiarisme adalah kata yang seringkali kita dengar, namun masih banyak orang yang tidak mengerti secara pasti apa itu. Kata plagiarisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu πλάγιος (plagiōs), yang berarti "menjiplak" atau "mengcopy". Pada era modern, plagiarisme menjadi masalah serius dalam dunia pendidikan, pekerjaan, dan bahkan sosial media. Dalam konteks sejarah, plagiarisme telah ada sejak zaman kuno. Ahli sejarah mencatat bahwa beberapa tokoh penting dalam sejarah pernah melakukan plagiarisme, seperti Plagiarisme yang dilakukan oleh para filsuf dan penulis kuno. Dalam masa modern, plagiarisme menjadi lebih mudah dilakukan dengan adanya teknologi dan akses informasi yang luas. Namun, hal ini juga meningkatkan risiko plagiarisme dan kehilangan hak cipta. Beberapa contoh penggunaan kata plagiarisme dalam kalimat yang alami adalah sebagai berikut: "Mahasiswa ditemukan melakukan plagiarisme dalam makalah akhirnya, sehingga dia harus mengulang proyeknya." "Penulis terkenal pernah mengalami plagiarisme dari beberapa sumber, namun dia berhasil memperbaiki karya tersebut." "Menghindari plagiarisme adalah salah satu tips penting dalam menulis artikel." Dalam kehidupan sehari-hari, plagiarisme dapat menimbulkan dampak yang serius. Dalam dunia pendidikan, plagiarisme dapat membuat siswa tidak lulus. Dalam dunia pekerjaan, plagiarisme dapat membuat seseorang kehilangan kepercayaan dari atasan dan teman-temannya. Dalam budaya Indonesia modern, plagiarisme telah menjadi perdebatan serius, karena banyak orang yang merasa plagiarisme telah menjadi masalah sosial yang besar. Plagiarisme bukanlah hanya masalah akademis, tetapi juga masalah sosial yang harus diatasi bersama. Oleh karena itu, kita harus selalu waspada terhadap plagiarisme dan menghargai hak cipta orang lain.