Arti Kata "platonisme" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "platonisme" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

platonisme

pla·to·nis·me n ajaran filsafat Plato yg menganggap bahwa benda sebenarnya tiruan dr ide dan hanya ide yg patut diselidiki oleh akal budi

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "platonisme"

📝 Contoh Penggunaan kata "platonisme" dalam Kalimat

1.Pengaruh platonisme dalam filsafat barat sangatlah signifikan.
2.Pengajar universitas tersebut lebih suka mengajarkan platonisme daripada epistemologi.
3.Dalam novel itu, tokoh utama mulai menyadari bahwa kehidupan ini hanya tiruan dr ide.
4.Pada awalnya, saya menganggap platonisme sebagai teori yang abstrak, namun kemudian saya menyadari kebenarannya.
5.Pengikut platonisme di kota tersebut sering berdiskusi tentang makna hidup dan kenyataan.

📚 Artikel terkait kata "platonisme"

Mengenal Kata 'platonisme' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Platonisme" - Inspirasi dan Motivasi

Definisi dan Konteks Historis

Platonisme adalah sebuah konsep filsafat yang muncul dari pemikiran Plato, seorang filsuf Yunani kuno. Menurut Plato, platonisme menganggap bahwa benda-benda di dunia nyata adalah tiruan dari ide-ide yang abstrak dan ideal. Ide-ide ini merupakan realitas yang paling hakiki dan patut diselidiki oleh akal budi. Konsep ini berbeda dengan empirisme, yang menganggap bahwa pengetahuan dapat diperoleh melalui pengalaman dan kejadian nyata.

Contoh Penggunaan Kata "Platonisme" dalam Kalimat

Kata "platonisme" sering digunakan untuk menggambarkan cara berpikir yang mengutamakan ide-ide abstrak daripada kejadian nyata. Misalnya, "Filsafat platonisme Plato masih mempengaruhi pemikiran filsafat di Eropa pada abad pertengahan." "Konsep platonisme juga dapat dilihat dalam karya sastra, seperti dalam novel-novel yang menggambarkan kehidupan ideal yang tidak terdapat di dunia nyata." "Dalam ilmu pengetahuan, platonisme dapat dilihat dalam penggunaan model matematika untuk memahami fenomena alam."

Relevansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Meskipun platonisme merupakan konsep filsafat yang abstrak, konsep ini masih relevan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, dalam bidang desain, konsep platonisme dapat dilihat dalam penggunaan desain yang ideal dan abstrak, seperti dalam desain grafis atau arsitektur. Dalam bidang sastra, konsep platonisme dapat dilihat dalam karya sastra yang menggambarkan kehidupan ideal yang tidak terdapat di dunia nyata. Dalam kehidupan sehari-hari, konsep platonisme dapat membantu kita memahami bahwa realitas yang kita lihat di dunia nyata adalah hanya tiruan dari ide-ide abstrak yang lebih hakiki.