Arti Kata "plosif" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "plosif" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

plosif

plo·sif n Ling konsonan yg dihasilkan udara yg keluar (nasal atau oral) tertutup secara sempurna dan terbuka (tutupnya) dng tiba-tiba

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "plosif"

📝 Contoh Penggunaan kata "plosif" dalam Kalimat

1.Orang yang berbicara dengan nada keras dan plosif kental seringkali membuat orang merasa tidak nyaman.
2.Pada saat latihan, guru mengajarkan anak-anak agar mengucapkan kata dengan tepat, terutama plosif yang dapat mengubah makna kalimat.
3.Penelitian menunjukkan bahwa bahasa anak-anak yang baru belajar berbicara seringkali mengandung plosif yang tidak tepat.
4.Dalam drama tersebut, pelakon memainkan peran dengan menggunakan nada dan plosif yang sesuai dengan karakter.
5.Penggunaan plosif yang tepat sangat penting dalam berbicara, terutama dalam situasi formal seperti pidato.

📚 Artikel terkait kata "plosif"

Mengenal Kata 'plosif' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Plosif" - Konsep Fonetik yang Menarik

Plosif adalah salah satu jenis konsonan dalam fonetik bahasa Indonesia yang memiliki karakteristik unik. Konsep ini telah berkembang dalam bidang linguistik dan digunakan untuk menjelaskan cara berbicara manusia. Pada dasarnya, plosif dihasilkan oleh udara yang keluar dari bibir atau rongga mulut, tetapi tidak ada udara yang keluar dari hidung. Konsep ini memiliki makna yang luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari. Pada awalnya, konsep plosif digunakan dalam lingkungan akademis dan linguistik. Namun, seiring waktu, konsep ini semakin dikenal oleh masyarakat luas. Pada saat ini, kita dapat menemukan contoh-contoh penggunaan plosif dalam berbagai kalimat. Misalnya, dalam kalimat "Dia mengatakan 'klik' dengan keras," dapat kita lihat bahwa plosif berperan sebagai konsonan yang dihasilkan oleh udara yang keluar dari bibir. Contoh lainnya adalah dalam kalimat "Dia mengunyah makanan dengan suara 'tch' yang keras," dimana plosif berperan sebagai konsonan yang dihasilkan oleh udara yang keluar dari rongga mulut. Dalam kehidupan sehari-hari, plosif memiliki relevansi yang signifikan. Contohnya, dalam berbicara kita sering menggunakan plosif untuk mengekspresikan emosi atau perasaan. Misalnya, ketika kita sedang berbicara dengan seseorang, kita dapat menggunakan plosif untuk mengekspresikan kegembiraan atau kekecewaan. Selain itu, plosif juga digunakan dalam berbagai bidang, seperti musik atau drama, untuk mengekspresikan emosi dan perasaan. Dengan demikian, konsep plosif memiliki makna yang luas dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.