Arti Kata "pneumatofos" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "pneumatofos" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

pneumatofos

pneu·ma·to·fos /pnéumatofos/ n Bio akar yg keluar secara tegak lurus dr akar yg terendam dl air dan berfungsi untuk pernapasan, msl pd pedada; akar napas

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "pneumatofos"

📝 Contoh Penggunaan kata "pneumatofos" dalam Kalimat

1.Pada tanaman pohon bakau, pneumatofos berfungsi sebagai organ pernapasan untuk bernapas di dalam perairan.
2.Pada musim kemarau, pneumatofos pedada berperan penting dalam proses fotosintesis karena mampu menyerap oksigen dari udara.
3.Pada ilmu botani, pneumatofos merupakan salah satu contoh adaptasi tanaman untuk hidup di lingkungan yang terendam air.
4.Tanaman bakau memiliki pneumatofos yang unik dan berfungsi sebagai organ pernapasan, memungkinkannya bernapas di bawah air.
5.Penelitian tentang pneumatofos pada tanaman bakau dapat memberikan inspirasi baru dalam bidang rekayasa genetika.

📚 Artikel terkait kata "pneumatofos"

Mengenal Kata 'pneumatofos' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Pneumatofos" - Inspirasi dari Alam

Pneumatofos adalah kata yang mungkin asing bagi banyak orang, tetapi memiliki makna yang sangat menarik dan relevan dengan kehidupan di bumi. Dalam bahasa Indonesia, kata pneumatofos berarti bio akar yang keluar secara tegak lurus dari akar yang terendam di air dan berfungsi untuk pernapasan, seperti pada pedada. Akar napas ini memiliki peran penting dalam proses fotosintesis dan pernapasan tanaman. Dalam konteks historis, kata pneumatofos telah digunakan dalam ilmu botani untuk menjelaskan struktur akar yang unik pada beberapa jenis tumbuhan. Pada abad ke-19, ilmuwan telah mengamati bahwa beberapa jenis tanaman, seperti pedada, memiliki akar yang dapat keluar dari permukaan air dan berfungsi sebagai organ pernapasan. Penemuan ini kemudian dikenal sebagai pneumatofos. Pneumatofos memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, pada tanaman pedada yang hidup di daerah rawa, pneumatofos berfungsi sebagai organ pernapasan yang memungkinkan tanaman untuk bernapas di dalam air. Pneumatofos ini juga dapat digunakan sebagai model untuk memahami proses fotosintesis dan pernapasan pada tanaman lainnya. Dalam budaya Indonesia modern, pneumatofos dapat diibaratkan sebagai simbol kekuatan dan kemampuan adaptasi. Tanaman yang memiliki pneumatofos dapat hidup dan berkembang di berbagai kondisi lingkungan, dari rawa hingga daratan kering. Pneumatofos juga dapat melambangkan kemampuan manusia untuk beradaptasi dan berinovasi dalam menghadapi tantangan hidup. Dengan demikian, pneumatofos adalah kata yang tidak hanya memiliki makna umum, tetapi juga memiliki relevansi yang luas dalam kehidupan sehari-hari dan budaya Indonesia modern.