Arti Kata "poliploid" Menurut KBBI

Arti kata, ejaan, dan contoh penggunaan kata "poliploid" menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

poliploid

po·li·plo·id n organisme yg mempunyai lebih dr dua pasang (perangkat) dasar kromosom, yaitu monoploid, triploid, tetraploid, dan macam-macam aneuploid

Bantuan Penjelasan Simbol
a Adjektiva, Merupakan Bentuk Kata Sifat
v Verba, Merupakan Bentuk Kata Kerja
n Merupakan Bentuk Kata benda
ki Merupakan Bentuk Kata kiasan
pron kata yang meliputi kata ganti, kata tunjuk, atau kata tanya
cak Bentuk kata percakapan (tidak baku)
ark Arkais, Bentuk kata yang tidak lazim digunakan
adv Adverbia, kata yang menjelaskan verba, adjektiva, adverbia lain
-- Pengganti kata "poliploid"

📝 Contoh Penggunaan kata "poliploid" dalam Kalimat

1.Ilmu genetika telah menemukan banyak contoh poliploid dalam alam, termasuk tanaman dan hewan tertentu.
2.Dalam budidaya tanaman, poliploid dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
3.Bakteri poliploid memiliki keuntungan dalam hal adaptasi dan reproduksi dibandingkan dengan bakteri diploid.
4.Pada tahun 1900-an, ilmuwan menemukan bahwa beberapa spesies tanaman bisa menjadi poliploid secara alami.
5.Dalam pendidikan, kita harus memahami konsep poliploid untuk memahami proses evolusi dan diversifikasi spesies.

📚 Artikel terkait kata "poliploid"

Mengenal Kata 'poliploid' - Inspirasi dan Motivasi

Mengenal Kata "Poliploid" - Inspirasi dari Dunia Biologi

Kata "poliploid" mungkin tidak familiar bagi banyak orang, tetapi di dunia biologi, kata ini memiliki makna yang sangat khusus. Kata poliploid berasal dari bahasa Yunani dan memiliki arti "lebih dari dua kali". Dalam konteks biologi, kata poliploid merujuk pada organisme yang memiliki lebih dari dua pasang (perangkat) dasar kromosom, yaitu monoploid, triploid, tetraploid, dan macam-macam aneuploid.

Mengenal Poliploid dalam Biologi

Dalam biologi, poliploid adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi di mana organisme memiliki lebih dari dua set kromosom. Hal ini dapat terjadi melalui proses peleburan dua atau lebih set kromosom yang berbeda. Poliploid dapat ditemukan dalam berbagai jenis organisme, mulai dari tanaman hingga hewan. Contoh-contoh yang menarik adalah tanaman komersial seperti padi dan kedelai, yang merupakan contoh poliploid yang telah dikembangkan melalui seleksi dan persilangan. Poliploid juga dapat ditemukan dalam hewan, seperti dalam kasus ikan laut yang memiliki lebih dari dua set kromosom. Hal ini dapat menyebabkan perubahan dalam sifat dan perilaku organisme. Contoh lain adalah tanaman berbunga seperti mawar dan terompet, yang juga merupakan contoh poliploid. Poliploid dapat dikembangkan melalui proses persilangan dan seleksi, sehingga dapat meningkatkan kemampuan organisme dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Poliploid dalam Kehidupan Sehari-Hari

Poliploid tidak hanya terkait dengan dunia biologi, tetapi juga memiliki dampak pada kehidupan sehari-hari. Contohnya adalah pengembangan tanaman poliploid yang dapat tumbuh dengan lebih cepat dan lebih kuat, sehingga dapat meningkatkan produksi pangan. Selain itu, poliploid juga dapat digunakan dalam pengembangan obat-obatan yang lebih efektif. Dalam konteks budaya Indonesia, poliploid dapat digunakan dalam pengembangan tanaman yang dapat tumbuh di daerah tropis yang memiliki iklim hangat dan lembab.